Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

‘Original’ Line Up of Gn’R is Back!

Postingan ini mungkin rada terlambat disebabkan kesibukan yang padat, karena beberapa show bertajuk “Not in This Life Time” telah dilakukan sejak beberapa hari lalu.

Guns N' Roses

Sejak awal tahun ini, rumor The Most Dangerous Band on the Planet akan mengadakan reuni memecah keretakan yang pernah terjadi, telah menyebar dengan sangat cepat. Meski penuh harap, saya tidak percaya rumor yang telah bertahun-tahun beredar hingga sangat intens belakangan, sampai konfirmasi Axl Rose di Twitter 4 Januari. Gila, akhirnya semua mimpi terbayar setelah dua puluhan tahun terlewati!!!!!

Pesan masuk di ponsel saya menyadarkan saya bahwa teman-teman masih tetap mengingat fanatiknya saya pada Guns N’ Roses dan Axl Rose. “You must be happy now for reunite”, “You gotta see ‘em back together on stages”. Beberapa pesan menyatakan lagu-lagu lawas mereka diputar lebih sering di berbagai program TV Amerika menyambut reuni ini. Ah, andai Indonesia juga menikmati hal ini, saya pasti akan duduk manis di depan TV.

Entah selera saya yang terlalu terbatas, tapi sulit sekali menemukan band-band tahun 2000-an yang bisa dinikmati sekaligus memiliki ‘isi’ dalam lirik-liriknya. Beberapa, katakanlah Avenged Sevenfold, tak setangguh musisi tahun 90-an.

Positifnya

Entah karena pengaruh happy tak terduga dari dalam, maka di hari-hari berikutnya segala persoalan terlihat begitu mudah diselesaikan. Saya menjadi lebih banyak tersenyum. Kebayang bahwa akhirnya akan melihat Axl dan Slash dalam satu frame tanpa bantuan photoshop. Kebayang bahwa mereka mungkin saja akan memainkan era Chinese Democracy. Meski hampir tak mungkin lagi menyaksikan Izzy di panggung untuk alasan pribadinya, sayangnya Steven Adler juga ga bisa tampil karena cidera. Ah, sesuatu yang ga pernah terlintas sebelumnya bahwa Slash akan memetik gitar untuk Chinese Democracy atau lagu lain dalam album itu. Dan itu terjadi!

Dua atau tiga minggu lalu hati saya sedikit retak untuk alasan pribadi. Tapi anehnya saya masih tetap bisa tersenyum dengan tulus.
“It means nothing for you, I know it,” komplain pun disampaikan atas senyum saya.
Saya tidak tahu harus menjawab apa, tetapi dari status Whatsapp “Love Axl”, partner saya sambil tertawa bilang: “No wonder…. Axl is irreplaceable in your heart.”

10 April 2016 - Posted by | musik |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s