Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

Melangkah (Dyer)

Putra saya, Dyer namanya, menyukai seni sebagaimana orang tua dan generasi di atasnya menyenangi seni. Neneknya sejak kecil sudah menjadi penyanyi profesional di daerahnya. Kakeknya pintar memainkan beragam alat musik. Saya sendiri sejak remaja sudah bertualang dari satu panggung ke panggung yang lain untuk berkolaborasi dalam beragam bentuk teater bebas. Ayah -dan kemudian saya- menulis puisi dan fiksi untuk majalah atau koran secara berkala. Buat saya waktu itu, uang menjadi salah satu tujuan.


Putra saya lebih suka musik. Maka menyanyi dan menulis lagu adalah salah satu caranya menyibukkan diri atau melarikan pikiran. Satu hal kesamaan antara saya dan putra saya, bahwa meski kami menuliskan tentang kerinduan, keterpurukan, atau -mungkin- patah hati, nada tegar masih tergambar jelas dalam setiap kata-kata yang mewakili perasaan kami. Mungkin ini yang disebut pepatah: buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Salah satu lagu ciptaannya, judulnya ‘Melangkah’ mencerminkan hal itu.

Melangkah

Ku melangkahkan kakiku dengan impian
Terus mencoba demi sebuah harapan
Yang kuinginkan hanya sebuah khayalan Tentang dunia tanpa semua kebohongan

Biarkan aku mencoba lagi Jalani hari ini dengan senyuman
Bukan berarti aku menyerah sampai di sini
Ku kan terus mencoba menggapai kebenaran

Aku membuka sayapku terbang bebas di langit yang tinggi
Maafkan semua dosaku
Dan bantulah aku menghadapi hari ini
Jangan kau hentikan langkah kakiku
Mencoba meraih semua impianku

Walau lelah bantulah aku untuk terus bermimpi (terus bermimpi)
Meski tak semua yang kuinginkan dapat kuraih (dapat kuraih)
Kuyakinkan kau kan tetap di sini
Dan ku tak kan berhenti (tak akan berhenti)
Percayalah aku akan terus menatap langit biru

Lihatlah dunia yang penuh dengan dusta, nista, dan kebohongan belaka
Cobalah meraih mulai dari diri sendiri
Mulai dari hari ini
Dunia hanya persinggahan sementara
Dan tak mungkin abadi
Melangkahlah

Saya suka gaya penyampaiannya yang tegar. Paling ga, lumayan lah untuk sebuah lagu yang direkam di kamar dengan bantuan microphone dan editor laptop.

5 May 2014 - Posted by | Personal | ,

2 Comments »

  1. apakah lagu ini sdh masuk rekaman ? bagus….

    Comment by datyo | 22 October 2015

  2. @datyo: pernah diajak rekaman, tapi dia memutuskan keluar dari band karena ga tahan kebiasaan anggota2 lainnya yang minum2 (alkohol) dulu sebelum ngeband. Dia rekaman di kamar, Mas, utk mengekspresikan diri dan hati.

    Comment by wyd | 4 November 2015


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s