Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

A Song for Mama

A Song for Mama adalah judul lagu putra saya untuk mamanya.

Dua hari kemarin, putra saya bicara lewat telepon bahwa dia telah menyelesaikan lagu utuh pertamanya. Saya mendidiknya mencintai seni, terutama musik, sejak usia dini untuk memberinya alternatif pengusir stres dan pengisi waktu luang di usia dewasanya. Saya tak bisa menyalahkan siapa pun saat dia lebih mencintai musik dibandingkan pelajaran sekolah. Sebagai ibu, saya hanya bisa ‘bersyukur’ melihat ‘hasil didikan’ saya. Kemudian saya ajarkan dia mencintai komputer dan teknologinya. Pikir saya saat itu, komputer akan jadi teman musisi berkreasi di jamannya kelak. Saya tetap berusaha berlapang dada saat efek awal yang jelas terlihat adalah dia bertualang dari satu game online ke game online lainnya😀

Maka pagi itu saya bisa melihat senyum di bibirnya, meski dia menceritakan lagu ciptaannya hanya lewat telepon. Saya tahu dia selalu menuliskan lagu dari hati. Pesan singkatnya: ‘Recordnya di kamar pake laptop, maennya hanya dengan gitar akustik tapi download ya, Ma….’

Dua lagu berikut liriknya bisa di-download di page-nya.

A Song for Mama

I wake up in the morning and trying to open my eyes
I see the sun shine comes from the glass of the window
The bright of the sun is not brighter than when I see your smile
My body is covered by the blanket not warmer than your hug
Thinking about you is all I do every middle of the night
I pray for you in every time
I pray for you in every night
Hope you’re alright although we’re torn apart
Just stay and wait for me to hold you later

(Whisper) I miss you….
…………………………………

Nothing (Clean)

When my day starts again
And when I see the sky and I wake up in the morning
I’m looking to you far from here
But I don’t care ’bout you anymore
It’s too much to lose
It’s too hard to break
Start from now and then
I’ll be in my way…
In my way..
Now I know what I need to do
Now I know what I need to say
Now I know where to find and starting my way
Start walking from downtown
And think that I can
Forget about you
Like it was nothing
…………………………………..

PS. Karena butuh waktu wara-wiri ke ‘third party’ untuk memasukkan .mp3 ke wordpress gratisan, untuk sementara MP3-nya di-pending dulu deh. (12 April 2012)
Updated dan re-posted pada 29 April 2014: Lagu udah dimasukkan. Akhirnya sempat juga😀

29 April 2014 - Posted by | Personal | ,

8 Comments »

  1. udah didonlot maam. bagus banget suaranya dyer. jadi sirik =.=’

    Comment by ara | 12 March 2012

  2. kata2nya bagus… suaranya… luamayan bagus🙂

    Comment by Anonymous | 13 April 2012

  3. nice posting..salam kenal yaa

    Comment by kontraktor bangunan | 13 April 2012

  4. kata-katanya itu menyentuh….

    Comment by Interior Design | 16 May 2012

  5. nice post

    ditunggu kunjungan balikny ya..!!

    Comment by modern classic furniture | 26 July 2012

  6. so sweet.. anaknya usia berapa bu?🙂

    Comment by kavinziyan | 30 April 2014

  7. yeay…welcome back mommy

    Comment by sarinalurita | 30 April 2014

  8. @kavinziyan: yeahhh it’s so sweet and he’s so loveable. saat lagu ditulis 2 tahun lalu, usianya 19 tahun. thanks for comment, anak muda yg idealis.

    Comment by wyd | 30 April 2014


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s