Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

Menjadi Free Thinker

                                 

Sekian tahun dalam hidup saya, saya jalani sebagai free thinker. Itu terjadi karena saya sok telah tahu hal yang sebenarnya saya masih buta banget. Saat itu saya hanya percaya bahwa ada ‘sesuatu’ yang menguasai alam semesta ini. Sisi positifnya, saya menggunakan logika dalam menjalani kehidupan, memandang sesuatu berdasarkan fakta, ga takut mengatakan yang salah dan benar sesuai porsinya.
Sisi negatifnya? Na’uzubillahi min zhaliq…. Bejibun! Paling tidak, begitulah pengalaman saya.

Free thinker lebih sering gelisah meski ga tahu apa penyebabnya. Ketenangan jiwa sulit sekali dicapai. Meditasi semisal yoga menjadi pilihan banyak free thinker untuk menenangkan hati, termasuk saya saat itu. Jika kepentok pada analisis keesaan Tuhan, free thinker cenderung ‘melarikan diri’ dengan mengatakan analisis itu ga ilmiah. Pemujaan pada ilmu pengetahuan menjadi salah satu cara meninggikan harkat dan martabat sebagai manusia beradab. Satu hal yang masih sangat sulit saya tinggalkan hingga hari ini adalah menerima penjelasan tentang salah satu hukum atau syariat agama, tanpa menghubungkannya dengan logika atau tanpa meninjaunya secara ilmiah.

Kebanyakan free thinker tak takut makhluk gaib, meski pernah berjumpa empat mata, misalnya. Saya kebetulan golongan yang penakut, karena sebab lain. Free thinker umumnya percaya manusia memiliki kekuatan lebih. Kebanyakan diantaranya juga percaya adanya ‘penguasa’ alam semesta tapi belum menemukan penjelasan ilmiah logis untuk menerima keesaan Tuhan. Free thinker hanya sudi menerima hal-hal logis sehingga sulit menerima dogma ketuhanan karena tak suka bicara dengan hati. Dalam banyak kasus, free thinker berbeda dengan atheis namun tanpa disadari cenderung ke arah itu.

Saran saya, kalau Anda mencari ketenangan batin, menjadi free thinker bukanlah pilihan yang benar.

9 July 2012 - Posted by | Agama |

7 Comments »

  1. Inilah Ane yang mau ikut berpartisipasi nongkrong, ngunjungin setia dan berkomentar.. Hehehehe..😛

    Comment by nadiaananda | 13 July 2012

  2. hehehehe… mudah-mudahan ane pertamax!! Wahh ,, kalah cepet dah.. Hihihi..

    Comment by nadiaananda | 13 July 2012

  3. ma’am beda free thinker sm atheis apa ya?

    Comment by putrijump | 23 July 2012

  4. Dear wydpress.wordpress.com

    Siang,

    Kami dari Humas Merdeka.com bermaksud menawarkan content yang sesuai dengan tipikal blog Anda yang bisa digunakan secara gratis. Content ini sangat mudah aplikasinya dan sangat membantu Anda dalam Reblogging.
    Jika Anda berminat, silahkan kunjungi http://content.merdeka.com/ dan dapatkan contentnya.

    Terima kasih atensinya, kami menunggu kabar baik dari Anda.

    Salam,

    Humas Merdeka.com
    Selvie Chummairoch

    Comment by Selvie Chummairoch | 27 July 2012

  5. Nice Informasinya gan,, sangat membantu sekali..🙂

    Comment by siscaamellya | 30 July 2012

  6. atheis kan tidak percaya tuhan

    tapi saya pernah kenal orang yang bukan atheis tapi tidak percaya agama. namun percaya bahwa tuhan itu ada
    agama baginya hanyalah sebuah tradisi yang di sakralkan

    bagaimana pendapat anda??

    Comment by Lowongan Kerja | 24 October 2012

  7. Yesus Kristus
    (Almasih Isa A.S.)

    Dia lahir dari Roh Kudus (Rohul Qudus), yang adalah Roh ALLAH sendiri
    Alkitab, Matius 1:18-21
    Al Qur’an, Surah ke-5 al-Ma-idah 110
    Dia lahir dari Firman (Kalimat ALLAH) dengan atas kehendak ALLAH sendiri
    Akitab, Yohanes 1:1-3 dan Yohanes 1:14
    Al Qur’an, Surah ke-3 Ali Imran 45 dan 47
    Al Qur’an, Surah ke-4 an-Nisa 171
    Dia adalah Firman ALLAH yang Hidup yang berwujud Manusia Roh yang dimuliakan di Bumi dan di Surga, dan hanya satu-satunya terkemuka (berkuasa) di Bumi maupun di Surga.
    Al Qur’an, Surah ke-3 Ali Imran 45
    Dia Sendirilah mengajarkan Injil dan sebagai Pelaku Tunggal Firman ALLAH yang bisa mengenapi seluruh kitab sebelumnya yaitu Kitab Taurat, yang mana terdapat Petunjuk dan Cahaya bagi orang-orang yang bertaqwa kepada ALLAH supaya beroleh keselamatan yang kekal
    Al Qur’an, Surah ke-5 al-Ma-idah 46
    Alkitab, Ibrani 9:11-28
    Dia Sendirilah yang dapat mengubah barang mati menjadi sebuah Kehidupan (mujizat)karena di dalam Yesus (Almasih) ada Jalan, Kebenaran, dan Kehidupan
    Al Qur’an, Surah ke-5 al-Mai-idah 110
    Al Qur’an, Surah ke-3 Ali Imran 49
    Alkitab, Yohanes 14:6-13
    Dia dikiaskan dalam Al Qur’an sebagai Orang yang didekatkan kepada ALLAH karena umat Islam hanya menganggap Almasih (Yesus) sebagai rasul (Al Qur’an, Ali Imran 45), dan di dalam Alkitab dikiaskan sebagai hubungan sifat yang sama dan erat antara Anak dan Bapa (bukan sebagai hubungan biologis) (Alkitab, Yohanes 14:9-14)
    Dia Sendirilah yang diangkat dan dibenarkan ALLAH di atas orang-orang yang tidak mengenalNya(orang kafir) serta ALLAH membenarkan pengikut Yesus (Almasih) di atas orang-orang kafir hingga hari Kiamat.
    Al Qur’an, Surah ke-3 Ali Imran 55
    Dia Sendirilah yang akan menjadi pertanda datangnya hari Kiamat dan Dia-lah jalan yang lurus.
    Al Qur’an, Surah ke-43 az-Zukhruf 61
    Alkitab, Yohanes 14:6 dan Wahyu 22:12

    Comment by Rosdiana | 22 November 2012


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s