Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

Sisi Negatif Google Translate

Anda sudah mempergunakan Google translate untuk blog anda, entah dengan tujuan dan alasan apa pun? Mungkin penjelasan saya dalam tulisan ini akan membuat anda berpikir lagi apakah akan terus menggunakannya atau malah akan membuangnya segera.

Minggu lalu saya masih menggunakan Google translate di blog berbahasa Inggris saya yang umumnya bertutur

Google translate beta

tentang cerita keseharian saya, pandangan-pandangan saya sebagai muslim, menunjukkan jati diri sebagai anak bangsa, dan banyak bercerita tentang lika-liku pekerjaan saya sebagai guru kelas internasional di sebuah sekolah negeri di tanah air ini.

Satu malam seorang teman yang tinggal di Bahrain meminta alamat link blog saya karena udah lama ga mampir ke sana. Sewaktu hendak memberikan komentar, dia terkejut mendapati verifikasi huruf Arab. Tentu saja dia heran karena saya kok mendadak fasih berbahasa Arab. Saya lebih terkejut lagi karena saya hanya menjalankan verifikasi standar blogspot. Buruan saya ubah template di blog saya dengan menghapus bahasa mesin Google translate. Dan entah kami lagi beruntung, setelah dia me-refresh halaman utama blog saya yang sudah tanpa Google translate, huruf-huruf verifikasi itu menjelma menjadi huruf latin biasa.
Saya yakin, pemasangan Google translate-lah yang menjadikan huruf-huruf verifikasi itu berubah bentuk.

Sampai saat ini saya tetap mempertahankan Google translate di blog ini karena berbahasa Indonesia. Jika ada orang luar yang nyasar -meski saya meragukan hal itu- paling ga mereka bisa memahami sedikit tulisan di blog ini jika diterjemahkan ke bahasa ibu pembacanya. Tapi saya geli waktu membaca hasil terjemahan beberapa tulisan di blog ini melalui Google translate. Semoga ga ada orang yang salah menerjemahkan maksud tulisan saya lewat jasa Google🙂

19 March 2009 - Posted by | Umum |

6 Comments »

  1. saya masih pakai bu.
    eh bu, ibu saya dulu pernah cerita kalau saya punya pakde di palembang. namanya R. Soewito purn TNI(alm) tapi gak tahu saya dimana alamatnya. kali aja ibu tahu…jai bisa nyambung silahturahmin

    Comment by budi | 19 March 2009

  2. @budi: wah pak, keluarga yang masih hidup ada ga? biar bisa ditanya2. kalau sudah almarhum, saya harus nanya ke mana?

    Comment by wyd | 19 March 2009

  3. kayaknya semuanya makin mudah ya bu

    Comment by ilham | 20 March 2009

  4. lama tak kunjung, maaf
    sekalinya bertamu, woo, keren
    jadi inget cerita blog yang di-block
    tapi yang ini
    inspiratif!
    sungguh, Bu Wyd

    Comment by masedlolur | 21 March 2009

  5. Saat ini memang kita hanya bisa bergantung pada google translate walaupun hasil translasinya sangat menggelikan.

    Setidaknya…, pengguna bahasa lain tidak terlalu berjarak dengan blog kita walaupun mereka sendiri bingung membacanya.

    Kunjungan balasan… Tabik…🙂

    Comment by Mahendra | 23 March 2009

  6. Tulisan mengenai hal kecil tetapi menarik dibahas. Google translate memang sangat terasa berguna ketika keadaan mendesak. Berdasarkan pengalaman, saya sarankan untuk mentranslate ke bahasa inggris dulu sebelum ke bahasa asing lainnya. Tetapi jangan sampai kebablasan mentranslate sampai berlembar-lembar jika tidak ingin menimbukan missunderstanding atau bahkan ditertawakan, terutama BUGEMM yang semua pembinanya tidak bisa diragukan lagi🙂

    Comment by Ressy Felisa - Kirana | 18 November 2010


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s