Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

Mama Penakut!

Itu kata-kata yang kerap diucapkan anak saya. Bagi orang lain, ini mungkin menggelikan.
Awalnya banyak yang ga percaya. Waktu saya harus mengikuti course dua hari di Jakarta bersama dua teman kantor dan keduanya pria, banyak yang mengira saya pasti akan nekat tidur sendiri. Tapi kedua teman ga bisa berbuat apa-apa, saat saya tanpa rasa bersalah tidur di atas ranjang yang sama padahal salah satu teman sudah tertidur di sana. Setelah saya benar-benar tertidur, teman yang mau tidur membangunkan saya dan dengan baik hati membukakan pintu kamar dan mengantarkan saya. Dia terkejut ketika mengetuk pintu kamar saya di Shubuh pagi, ternyata pintu itu ga dikunci plus TV menyala sepanjang malam seperti saat dia meninggalkan kamar saya. Keesokan harinya kejadian yang sama kembali terulang.

Kejadian lain saat penerbangan yang saya naiki dari Surabaya ke Jakarta di-delay 2 kali 3 jam. Akhirnya kami diinapkan di hotel bintang lima di Jakarta menunggu pesawat keesokan harinya. Apesnya, di antara sebelas penumpang transit malam itu semuanya pria dewasa, kecuali saya dan seorang anak laki-laki yang bepergian hanya dengan ayahnya.
Saya harus memelas di depan resepsionis agar membolehkan pegawai wanita mereka menemani saya tidur. Eh, saya dikira lesbian lagi cari mangsa. Dan tentu mereka menolak meski sampai capek saya bilang saya takut tidur sendiri di tempat yang baru saya kenal. Seorang pria, yang mungkin kasihan pada saya, menyelipkan nomer telpon seorang wanita yang ‘berfungsi ganda’! Akhirnya tengah malam hingga dini hari itu saya minta seorang teman di Jakarta menelpon saya dan ngobrol sampai saatnya harus siap-siap berangkat lagi.

Saat anak saya menginap di rumah budenya di kota lain, saya menghabiskan waktu di depan komputer hingga dini hari. Setelah sholat Shubuh, barulah saya tidur. Sebelum pergi, anak saya berkali-kali menanyakan apakah saya berani sendiri, yang tentu saya jawab dengan senyum penuh keberanian!

Sekali waktu saya menonton TV, saat sendiri. Saya jarang mengganti channel. Tapi satu kali, saya iseng. Eh, pas tampil gambar wanita berpakaian putih dengan rambut acak-acakan, wajah pucat pasi dan lingkaran mata hitam legam. Spontan saya buang remote control tivi dan berlari ke kamar tidur. Saya menyumpahi stasiun TV yang ‘tega’ banget menampilkan tontonan serem tanpa pemberitahuan!

Herannya saya berani meneriaki dan mengejar ‘seseorang’ yang menyelinap keluar dari belakang asrama putri tapi ternyata sosok itu hilang di depan hidung saya. Atau mengelilingi dan menggedor jendela asrama putra yang belum tidur padahal hari sudah larut malam. Atau membentak sesosok bayangan hitam yang berusaha menyelinap ke asrama pembina putri meski kemudian bayangan itu lenyap.
Anehnya lagi, saya berani tidur sendiri di rumah saya sendiri.

Saya tahu banyak orang lain di luaran sana yang ga jauh beda dengan apa yang saya rasakan. Anda salah satunya🙂

3 February 2009 - Posted by | Personal | ,

11 Comments »

  1. Karena bu guru bisa melihat yg nggak bisa dilihat orang laen kali, saya bersyukur tidak bisa melihat adanya penampakan sehingga saya tidak pernah takut dimanapun. Lha…dirumah koq tidr sendiri bu?😀

    Comment by estonhasiant | 3 February 2009

  2. beneran maam? hahahahhh, maam yang terlihat pemberani ini ternyata takutnya sama yang begituan🙂, yang di asrama itu beneran? untung aku nggak pernah liat!

    Comment by uci | 4 February 2009

  3. @estonhasiant: maklum pak, ga punya sanak keluarga di tempat ini

    @uci: semuanya… fakta sungguhan. ci, jaga diri baik2 di tempat orang yah. semoga sang maha pengasih selalu menjaga langkahmu

    Comment by wyd | 4 February 2009

  4. setiap maen-maen kesini saya selalu mencari video tube yang buWYd janjikan. hayo..bu mana? hih mama penakut
    ….lari…..–>

    Comment by budisan68 | 7 February 2009

  5. Iya nih pak… rencana udah di kepala… maklum di sekolah kami sedang ada perubahan dan kesinambungan internasional program dengan sks. saya disibukkan dengan berbagai perangkat yang ga sedikit jumlahnya. jadi menunggu waktu yang pas deh.
    thx yah pak udah ngingetin saya🙂

    Comment by wyd | 7 February 2009

  6. hihihi -ngga berani keras2 bu saya ketawanya-. ngga terbayang sama sekali kalau bu wyd punya rasa takut. kalau saya kebetulan hal2 yang seperti itu berani dan pernah merasakan, tidur sendirian di hotel dll. yang belum pernah saya lakukan sendirian adalah nonton di bioskop, hehehe. salam

    Comment by ami | 7 February 2009

  7. He..he.. kalo di pikir lucu juga yah bu harus takut sama yang begituan… Tapi saya setuju juga dengan pendapat ini “Saya menyumpahi stasiun tivi yang ‘tega’ banget menampilkan tontonan serem tanpa pemberitahuan! ” Rese juga tuh stasiun tipi kalau saya lagi nonton sendirian malem-malem tau-tau pas iklan acara pilem2 serem yang bikin jantung ser-ser-an he..he..

    Comment by ratdix | 9 February 2009

  8. sama, mbak… saya juga penakut banget tiapkali sendirian🙂

    Comment by mayssari | 10 February 2009

  9. Klau kita punya rasa takut, setidaknya kita tau kita masih hidup.
    Tapi salut atas mengakuan super jujur Bu Wyd…
    Saya juga dulu penakut plus jantungan, pernah sewaktu nonton film terminator II pas robotnya idup lagi saya spontan nyamber tangan temen sebelah sampe minumannya tumpah.
    Tapi itu dulu, sekarang udah agak berani, dan ternyata paling berani dibadingin temen-temen lain.

    Comment by adhiwirawan | 11 February 2009

  10. emang bener tuh bu ibu liat d asrama..

    hmm..ternyata desas-desus saat saya di 17 itu bener ya bu…

    Comment by Muhammad Naufal Shahensah | 12 February 2009

  11. Man! Its like you browse my mind! You appear to know such a lot regarding this, rather like you wrote the book in it or one thing. i feel that you can do with some images to drive the content home alittle, besides that, this is informative blog. A outstanding read. sick actually return once more.

    Comment by Chandra Vreeman | 5 April 2011


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s