Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

Resolusi Tahun Baru

sunnyTiap akhir tahun saya bikin resolusi. Seringkali ditulis berupa file di komputer. Biasanya selalu spesifik. Misalnya saya pernah menuliskan ‘saya harus beli rumah sebelum September’ dan hal-hal semacam itu. Umumnya resolusi saya terpenuhi. Entah karena Tuhan kasihan atau memang kerja keras saya diberkati-Nya.
Tapi tahun ini, seiring dengan pertambahan usia, resolusi saya mirip impian-impian yang saya sendiri ga terlalu peduli akan terjadi atau ga, di bulan berapa atau kapan, atau bahkan jika impian-impian itu tetap akan menjadi impian selamanya. Seperti yang banyak orang katakan, saya bukan pemimpi yang baik karena ga pernah punya mimpi tentang dunia nyata. Mimpi saya hanya hidup di alam mimpi saat saya tidur. Dan saya  ga pernah membawanya ke luar dunia mimpi agar menjadi impian di alam nyata.

Tahun ini saya ga menuliskan resolusi berbentuk file, tapi saya simpan di kepala dan menuliskannya di sini. Siapa tahu ada orang lain di luaran sana yang saya kenal maupun ga, memiliki resolusi yang mirip, atau syukur-syukur kalau resolusi saya bisa menjadi inspirator seseorang🙂

Membaca Alquran dan Sholat Sunnah

Setelah sibuk dengan pekerjaan di beberapa tempat dengan waktu kerja mulai dari pagi hingga dini hari, serta kondisi tubuh yang kurang sehat, saya amat jarang membaca Alquran. Bahkan di bulan Ramadhan, masih karena alasan pekerjaan dan kesehatan, saya ‘terpaksa’ ga bisa membaca Alquran setiap malam. Padahal dulu saya tidurkan putra mungil saya dengan bacaan Alquran. Dulu saya merasa ada yang kurang jika sehari ga membuka Alquran. Dulu saya pasti dibangunkan Allah untuk sholat tahajjud. Sekarang saya disibukkan dengan pengeditan berbagai laporan di pertigaan malam. Meski ga bisa menebus hari-hari yang terlewatkan, saya harus menerapkan kembali kebiasaan lama membaca Alquran dan Sholat sunnah, paling ga melakukan tiga macam sholat sunnah, Rawatib, Dhuha, dan Tahajjud, di antara kesibukan saya.

Menyambung Tali Silaturahmi

Seorang teman kantor bilang saya mahluk anti sosial karena saya jarang ngumpul bareng teman-teman kantor di luar waktu kerja. Padahal saat mereka ngumpul, boleh jadi saya sedang bersama komunitas saya yang lain. Bertahun-tahun pula saya hanya menjalin hubungan silaturahmi dengan abang dan saudara-saudara saya lewat ponsel. Semuanya ini karena saya sok sibuk. Jika pekerjaan saya kebetulan di kota mereka tinggal, belum tentu saya akan menyambangi mereka. Kalau waktu luang cukup banyak, saya akan sempatkan datang tapi kalau ga, saya akan pulang tanpa mampir. Makanya saya lebih suka ga memberitahu keluarga dekat jika saya mendapat tugas di tempat mereka tinggal. Tahun depan saya ingin sekali mengunjungi kakak-adik di Jakarta, terutama ibu dan abang saya satu-satunya di Bandung. Saya juga ingin memenuhi undangan seorang sahabat lama di Delhi yang disampaikan sejak tiga tahun lalu sambil mengunjungi keluarga besar Daddy saya. Mungkin kalau waktunya cukup, saya juga ingin mampir ke Chennai untuk menemui beberapa sahabat.

Olahraga

Ini hal yang sudah terlalu lama saya tinggalkan. Tahun 2003 adalah tahun terakhir saya rutin senam ringan sendiri di rumah sambil mendengarkan musik. Alasan saya meninggalkan aktivitas ini sederhana saja: ga ada waktu dan saya kuatir jadi langsing🙂
Padahal olahraga seharusnya tidak akan membuat saya makin super langsing tapi justru akan menjadikan tubuh bugar. Jadi di tahun 2009 saya harus banyak berolahraga, mungkin minimal senam ringan atau jalan pagi secara rutin. Sulitnya, biasanya saya baru tidur setelah jam dua pagi dan biasanya pula langsung tidur lagi sehabis Sholat Shubuh dan bangun kembali beberapa menit sebelum waktu makan siang. Mungkin saya harus minum obat tidur dulu agar bisa tidur lebih awal sehingga bisa bangun pagi untuk jogging. Kemungkinan ini sedang saya pertimbangkan.

Apa resolusi anda tahun depan?

30 December 2008 - Posted by | Personal | , ,

13 Comments »

  1. PERTAMAX!! wah sukses ya bu! kayaknya kebnyakan anak seusia saya memikirkan PTN mana atau bahkan ‘kerja dimana’ kami kelak, mohon restunya ya bu!

    semoga 2009 membawa kebaikan bagi kita semua.

    hmm, buat yang olahraga, saya rasa ibu udah langsing de, coba agak di’gemuk’in sedikit, mungkin lebih cocok hehe..

    Comment by wahyu | 31 December 2008

  2. satu lagi bacaan awal taon 2009!!

    kalo resolusi taun ini uongpening akan berusaha buat menyelesaikan target-target yang telah dibuat taun 2008 kemaren(biarpun kayaknya dah gak mungkin lagi, tapi gak ada yang gak mungkin kan kalo kita berusaha semampu kita dan ikhlas kepada allah swt.)

    dan moga2 mulai sekarang kita bakal jadi individu2 yang lebih baik dari tahun kemaren(amiin!!)

    Comment by uongpening | 1 January 2009

  3. Wuahh.. mantap yah resolusinya bu.
    Ntar bikin laporan, resolusi apa aja yang berhasil dijalankan dan continuity nya.

    Resolusi saya taon depan adalahhhhh.. kembali menaikkan berat badan Hehehehe.

    Comment by o c H e | 1 January 2009

  4. resolusi gua taon depan? mau tau aj lo
    hueh hehehe….

    Comment by Jiwa Musik | 3 January 2009

  5. Wah, kalo resolusi Rizka sepertinya sama kaya Wahyu, harus belajar lebih giat lagi supaya bisa lulus UN dan diterima di PTN favorit.Mohon doanya ya, Bu..

    Hmm, ngomong-ngomong soal tahun baru, rasanya tahun baru kali ini diawali dengan kesedihan, seperti kondisi umat Muslim di Palestina akhir-akhir ini, benar-benar mengerikan dan sangat menyedihkan.Apalagi mengingat lebih kurang 25% dari korban yang tewas itu ternyata adalah anak-anak. Bagaimana komentar Ibu tentang penyerangan yang dilakukan oleh kaum Israel? Mungkin kalau Ibu buat blog khusus tentang masalah itu akan lebih bagus..hehe..

    Comment by Rizka | 3 January 2009

  6. Mantap bu. Sehat rohani dan jasmani deh…
    Resolusi utama saya tahun depan adalah dapet beasiswa S2 ke luar negeri bu…
    minta do’anya ya bu…😀

    Comment by Muhammad Haris | 3 January 2009

  7. @Jiwa Musik: terlalu private buat diungkapkan?

    @Rizka: Semoga Allah Maha Mendengar akan mendengar harapanmu.
    Soal palestine dan serangan israel, kayaknya udah banyak banget yang membahas. sampe saat ini ibu lebih suka jadi penikmat bacaan dan pendengar berita yang baik tentang itu

    @Muhammad Haris: Searching di net deh. tujuan luar negerinya ke mana nih?

    Comment by wyd | 3 January 2009

  8. udah kok bu…
    tawaran beasiswa s2 yg masuk ke UI juga banyak, saya udah coba apply juga, masih dalam proses.
    Pengennya sih antara 3 kota bu, jepang, jerman, atw Arab Saudi… hehe…

    Comment by Muhammad Haris | 4 January 2009

  9. resolusi?
    be better!
    hoho

    Comment by ika_karla | 4 January 2009

  10. Mas wyd, jadi ndak enak kalau ndak ditulis, tapi yang kemarin commentnya mas wyd, yang dimaksud di blognya mereka melayu itu adalah melayu malaysia dan bukan orang indonesia. Mereka menyebut orang kita orang indon. Saya klarifikasi dahulu supaya tidak terjadi miskomunikasi (kan tidak enak kalau sampai miskomunikasi).

    Comment by Rian Xavier | 7 January 2009

  11. salam bloger…..
    terima kasih dah mau berkunjung dan terimakasih masukannya moga lebih berguna….

    Comment by Bung Nashyr | 7 January 2009

  12. Garis besarnya ‘cuma’ 3, tapi berat juga mempertanggungjawabkannya, kiranya Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan buat bu guru. Selamat Tahun Baru.

    Comment by estonhasiant | 7 January 2009

  13. Tambah satu lagi resolusinya bu, “PERBANYAK MENGINGAT MATI” sebagai salah satu dari 3 hal yang dapat membersihkan hari (Hadist)
    sebab dengan bertambahnya tahun kita semakin dekat kepada kematian…
    so, persiapkan segala hal untuk menghadapinya!

    Comment by 1bnudaud | 21 January 2009


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s