Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

Islam Bukan Arab!

Mendengarkan musik hukumnya haram dalam Islam? Saya sih udah mendengar hal ini sekian tahun lalu waktu dari salah seorang teman yang terheran-heran saya kok mau-maunya mendengarkan Guns and Roses padahal mereka terlibat alkohol dan sebagian lagi drugs. Di depannya, saya bilang bahwa saya mendengarkan musik mereka bukannya mau bergabung dalam komunitas alkoholik atau penikmat drugs. Tapi memang itu yang saya lakukan.

Teman itu merekomendasikan beberapa lagu nasyid yang dinyanyikan pria turunan Arab untuk saya dengar. Oke, saya suka, tapi ga tersentuh. Mungkin otak saya terlalu tumpul untuk mengkaji syair indah dalam lagu nasyid itu. Atau hati saya terlalu gelap untuk menangkap cahaya terang yang dipancarkan lagu tersebut. Entahlah. Akhirnya si teman itu menyerah. Dia bilang, saya orang baik hanya mungkin terlalu independen dan udah termakan virus pluralisme. Saya cuma tersenyum, ga ngerti apa maksudnya.

Saya ga tahu di mana letak kesalahannya. Padahal banyak orang suka lagu itu yang konon katanya bisa menyejukkan hati. Saya kok malah menjadi ‘sejuk’ setelah mendengarkan ‘Santa Fe‘-nya Bon Jovi? Saya kok jadi rela mengeluarkan duit untuk mereka-mereka yang lagi kesusahan meski ga saya kenal dan sebenarnya duit itu masih saya butuhkan untuk diri sendiri, setelah mendengarkan ‘Estranged‘-nya Guns? Saya kok malah ga berani bersikap bandel sama orang tua dan orang-orang tua lainnya setelah mendengarkan ‘Bohemian Rhapsody‘-nya Queen?

Herannya, waktu saya merekomendasikan ‘Allah Knows’- Zain Bika, Peace Train versi baru, Bismillah, A is For Allah-nya Yusuf Islam aka Cat Stevens, si teman yang sebel karena saya suka Guns, menyatakan semua lagu yang saya rekomendasikan itu bukan lagu nasyid. Alamak!
Intinya, beliau menyatakan lagu nasyid itu iramanya khusus, atau bahasanya khusus. Lucu buat saya, karena ga satu pun lagu-lagu nasyid yang konon menyejukkan hatinya itu dapat saya rekomendasikan pada teman bule saya yang kebetulan sedang belajar tentang Islam. Si bule malah bilang lagu-lagu yang saya rekomendasikan bisa menggetarkan hatinya untuk menyelami Islam lebih dalam. Itulah inti lagu nasyid buat saya, yang malas meng-google-kan arti nasyid sebenarnya.

Saya kuatir ada banyak orang di luar sana yang kadar keimanannya seringkali turun naik (seperti saya!) malah bersikap antipati jika lagu-lagu bagus (versi saya) tapi ga berbahasa Arab atau Indonesia dikategorikan haram didengar. Lagipula, mana mungkin orang bule yang ga ngerti sepotong pun Bahasa Indonesia sekaligus buta Bahasa Arab, diminta mendengarkan lagu-lagu dengan bahasa asing itu?

Mudah-mudahan saya tidak sedang menunjukkan jalan menuju kemaksiatan pada teman lewat lagu yang saya rekomendasikan.

20 October 2008 - Posted by | Opini | , , ,

23 Comments »

  1. kalo musik gamelan termasuk haram ga ya bu? khan gak ada bahasa indo, arab, bulenya

    EGP!

    what do u want to listen?
    BLEK DOOOOOOOOG!!…….

    Comment by Jiwa Musik | 20 October 2008

  2. Hahahahaha…santai aja. kita dengerin aja lagu yang cocok buat kita. EGP…Kalo dengerin judas priest bisa ikutan homo dong kalo gitu. Kan nggak kan ? Yang merasa nyaman dengan nasyid ya monggo…yang nyaman dengan rock ya monggo…

    Comment by Datyo | 21 October 2008

  3. Lagu haram atau tidak sampai saat ini ada dua pendapat.

    Pendapat pertama boleh karena tidak ada nash yang jelas melarangnya sementara dalam kaidah fiqh sendiri dikatakan al-ashlu fil asyya’ al-ibahah (asal segala sesuatu itu boleh) maksudnya segala sesuatu itu boleh kecuali yang diharamkan.

    Sementara ulama yang berpendapat haram mendasarkan surah al luqman ayat 6
    “Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan. [QS. Luqmaan:6]

    Musik dan lagu dikategorikan sebagai ‘perkataan yang tak berguna.’

    juga berdasarkan hadist ini:
    `Sungguh akan ada di antara umatku, kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr dan alat-alat yang melalaikan`. (HR Bukhari)

    musik dan lagu dianggap sebagai ‘alat-alat yang melalaikan.’

    Semua ulama sepakat bahwa lagu dan musik berubah menjadi haram:
    Jika disertai kemungkaran, seperti sambil minum khomr, berjudi dll.
    Jika dikhawatirkan menimbulkan fitnah seperti menyebabkan timbul cinta birahi pada wanita atau sebaliknya.
    Jika menyebabkan lalai dan meninggalkan kewajiban, seperti meninggalkan shalat atau menunda-nundanya
    Jika berisi syair yang kotor, jorok, dan cabul.
    *sok tau hehe*

    Comment by AL | 21 October 2008

  4. Kalo menurut saya bu Wyd udah wokeh banget!! kalo dikasih lagu nasyid yang ngebosenin itu, nanti yang belajar islam jadi bosen duluan heheh..

    Comment by AL | 21 October 2008

  5. sebenarnya sih itu hukum fiqih ya mas. karena Allah memberikan kenikmatan pendengaran kepada kita kan.
    asalkan lagu tersebut tidak melenakan kita terhadap kewajiban terhadap Allah SWT kalau itu terlalu diperdebatkan maka yang timbul adalah perpecahan sesama muslim ya kan

    Comment by ikrarestart | 22 October 2008

  6. Saudari,

    sekedar berbagi Link saja

    1. http://www.al-ilmu.com/kajian/detail.php?id=20
    2. http://konsultasi.wordpress.com/2007/01/18/hukum-menyanyi-dan-musik-dalam-fiqih-islam/

    Dan beberapa lainnya, semoga dapat menjawab prasangka dan kegundahan ibu.
    Maaf saya sudah nyasar

    Comment by Alex Kibadachi | 23 October 2008

  7. MMAAAAM !
    hahaa ! saya ganti nama blog karena dimarahin sama ibu !
    [ternyata saya sadar nama blog saya itu kepanjangan ga jelas makasihhh maam !]

    tapi biar pun buka blogyang lama udah dire-link kok ke alamat yang baru !

    hmm, nyambung ke topik,
    sesungguhnya menurut sebuah hadis dan ucapan nabi[saya tidak hafal hadis maupun surahnya, tetapi saya yakin pernah membacanya dan mendengar dari sesama muslim]
    BERNYANYI, MENDENDANGKAN MUSIK, Atau sejenisnya hanya boleh dimainkan oleh WANITA YANG yang masih berusia dini pada SAAT ACARA PERNIKAHAN atau ACARA islami lainnya.

    dan selain ith haram.

    lalu kenapa masih kita lakukan ?

    sekilas sumber
    http://media.isnet.org/islam/Qardhawi/Halal/40349.html

    Comment by Wahyu | 23 October 2008

  8. gak berani aku komen, lha wong aku suka lagu campursari… (dasar wong nDeso). selain itu jenggotku juga gak panjang dan gak punya siwak
    piye to iki kok gak sambung..he.he…

    Comment by budisan68 | 24 October 2008

  9. maaf jika isi pesan berikut mengganggu aktivitas kamu.. apa kamu mau blog kamu terkenal?aku cuma mau kasih tau aja, ada sebuah situs social bookmarking yang berisi kumpulan berita-berita menarik yang paling update diseluruh indonesia,dan memang situs ini berbasis bahasa indonesia… klo nggak keberatan tolong cek situs ini yah.. semoga bermanfaat..

    http://www.lintasberita.com/Hiburan/Bagaimana_cara_meletakkan_blog_anda_di_posisi_nomor_satu_1_Google

    coba di share aja semua tulisan km di situs itu ,mudah2an bisa membantu naikkan traffic blog ini ,keep up the good post ok.. btw.. ever thought bout adding lintasberita’s widget?? cek disini aja yah

    >>> http://www.lintasberita.com/tools.php

    thanks…. sory klo keliatannya spamming.. but seriously… im just helping you out here

    Comment by rizky | 24 October 2008

  10. entahlah..
    klo saya sih KEEP ROCKIN’!!!

    Comment by Pandu | 24 October 2008

  11. wah sama. pas saya ditanya juga bingung jawabnya. saya tau musik melalaikan tapi saya suka banget musik, hehe..
    saya juga denger ya denger aja. ga pernah liat video klipnya apalagi nonton konsernya. takut ilfil saya. dengerin mah dengerin aja. kalo bagus buat saya oke. hehe, egois ya?
    banyak tuh lagu mellow2 indonesia yang lebih cocok ditujukan pada Allah daripada buat kekasihnya..

    ibu udah pernah denger thufail al ghifari kah? saya suka tuh =) pemikirannya keren juga.

    mnenutur temen saya, nasyid itu ga pake alat musik berirama. kalo make juga yaa yang ga beda2 bunyinya, misalnya rebana gitu. makanya piano dan gitar ga boleh. gatau juga sih saya, abis saya suka dengernya sih *mau enaknya aja*

    Comment by ushmrkstv | 24 October 2008

  12. @Jiwa Musik: chinese democracy album!

    @Datyo: pilihan kita sama, kan? rock forever!

    @A L: saya dengerin juga lagu nasyid dari temen. tapi kalau beli CD-nya… belum deh.

    @ikrarestart: wah, saya dipanggil mas (lagi!)šŸ™‚

    @Alex Kibadachi: postingan anda islami banget. saya perlu sering2 mampir ke sana deh… thx udah berbagi

    @Wahyu: udah diperbaharui tuh link-nya di depan

    @budisan68: emang ciri islam adalah jenggot? sunnah rasul katanya, kan? kalau kita lihat di media, orang2 arya (jerman) dan yahudi umumnya berjenggot

    @rizky: thx a lot deh

    @Pandu: setuju bangeeetttt!!!!

    @ushmrkstv: soal rebana, ibu malah kurang suka melihat ibu2 dandan, goyang sana-sini plus senyam-senyum sambil nyanyi lagu2 islami. kesannya gimanaaaa gitu….

    Comment by wyd | 24 October 2008

  13. ada kisah peradaban tentang bagaimana alat musik itu terciptakan dalam sejarah perjalanan kehidupan yang panjang ini. berawal ketidak sengajaan mereka yang primitif atau purba itu memukulkan kayu dan batu lalu menghasilkan suara. lalu mereka memadukannya dan menghasilkan permainan bunyi2an tersendiri. bahkan dari angin yang berdesir, ombak yang berderu, batu-batuan yang berjatuhan, suara telah dari awal penciptaan menginpirasi jiwa manusia akan keindahan yang bertaraf-taraf.

    semakin hari manusia menyempurnakan bunyi2 itu dengan teknologi sederhana ala zamannya, sampai teknologi canggih masa kini. beragam cara melantunkan suara dari dalam jiwa pun tercipta.

    adakah yang salah dari perjalanan manusia yang demikian? dan tuhan atas nama agama berhak menghukum peradaban buah akal manusia ciptaanNya yang tentu juga atas seizinNya?

    yang ga boleh mungkin hanya yang berlebih-lebihan. lepas dari itu, hidup ini indah..šŸ˜€

    Comment by Islam Indie | 25 October 2008

  14. Masih banyak lagi yang bisa diharamkan, bahkan yoga sekalipun

    http://guhpraset.wordpress.com/2008/11/05/dukung-malaysia-haramkan-yoga/

    Akhirnya umat Islam ke jaman jahiliyah dan berjalan telanjang di peradaban ini, astagfirulloh…..

    Comment by Ajaran | 7 November 2008

  15. Halo bu, lama ga muncul nih saya..hehehe..
    Ini tulisan yang menarik nih..

    Mau cerita sedikit.
    Saya pencinta musik harcore yang isinya maki2an seperti Blink182, Slipknot, Korn. Waktu SMP saya punya band yang rata-rata membawakan lagu-lagu seperti itu.

    Waktu SMA saya juga masih maen band dikit-dikit.Tapi saya juga sedikt aktif di Musholla sekolah. Saya merupakan salah satu anggota Nasyid sekolah yang waktu jamannya salah satu yang punya nama untuk kalangan SMA di Medan. Sering di undang-undang ke radio-radio, acara-acara khususnya waktu bulan Ramadhan.

    Tapi terkadang kami juga mengisi acara di sekolahan, dan membawakan lagu-lagu2 akapela dari boyband seperti CodeRed, Boys 2 Men dan lain-lain.


    adi kalau bagi saya nasyid itu iyalah alunan musik. TITIK.
    jadi kalau musik dibilang haram selain nasyid saya tidak setuju.
    Semua musik bisa menjadi haram kalau sampai kita lupa kepada-NYA.

    Musiknya Raihan, Cat Stevens, Bimbo bisa menjadi Haram kalau kita mendengarkannya sampai lupa solat Magrib.

    Setuju BU??

    Comment by Doli Anggia Harahap | 7 November 2008

  16. hehehe…makasih sudah komentar.
    salam kenal aja ya!

    Comment by mullah ahmad | 19 November 2008

  17. yg penting tdk berlebihan,melalaikan dr kewajiban thd Allah swt,syairnya bukan kata2 kotor,provokatif,suara penyanyi wajar tdk merangsang birahi,menurut sy gpp.yg indah tp wajar lah,itu intinya.lagu cinta ya wajar sj selama syairnya tdk berlebihan&tdh menimbulkan birahi,sewajar manusia jg bisa jatuh cinta dgn sesamanya.yg penting selalu ingat dengan Yang Maha Cinta,

    Comment by praditya | 13 June 2009

  18. B>
    hhe.. Kirain tadi ngebahas tentang ‘islam – arab’ yang lain, ternyata…

    Setuju sama bu wyd, gak setuju sma tmenny bu wyd yg mengHARAMkan musik..

    Sperti komen2 diatas, ada alasan bwt gak boleh & boleh.. Tpi sya lebih menjurus ke ‘Boleh’
    Semua tergantung niat, kan?

    Sya sering smangat & fresh wktu dnger lagu “Beat&Hiphop”, ngilangin emosi wktu dnger “klasik”, sring trharu dan smakin cinta indo pas dnger “lagu2 daerah”,,
    kata2ny kalo sya artikan memang bnyak yg gak penting& cenderung negatif, khususny yg ‘beat&hiphop’,, tpi efek ke sya ny positif. Apa itu di ‘Haram’ kan?

    Comment by Zar | 21 June 2009

  19. kata temen saya yg arab, dia meyakini seyakin2nya hanya di indonesia yg muslimnya percaya musik itu halal. apapun jenisnya katanya (belum cek ada hadist yg menyebutkan hal ini atau tidak) musik itu haram. musik maksudnya yg bermelodi gitu, yg gak haram itu lagu ygngingetin kita lebih dekat kepada tuhan, tanpa musik

    Comment by Riri El Rose | 12 October 2013

  20. Maaf mas sbg ssma muslim kita harus saling ngingetin ,

    jgn bicara bnyak klo kta blum tau ilmunya , mnurut sya yg mas bcarakan tdi baiknya mnurut mas , bkan mnurut islam .

    Comment by Arifin | 8 November 2013

  21. stau aq… mendengarkan musik atau main musik ga haram…asal…dlm musik itu tidak mengandung lirik..penghinaan terhadap org lain dan syirik k tuhan… tpi mmg kadang byk org2 yg bilang ini dan itu haram… ingat zaman dulu(arab zahiliyah) musik/puisi di gunakan utk melecehkan dan menghina wanita..itu sebab di haramkan

    Comment by atheixblack | 9 December 2014

  22. Comment by Fajar | 25 November 2016

  23. @Fajar: Terima kasih link videonya. Saya masih menontonnya hingga meski sudah pukul 0.44 pagi sekarang. Saya tersentak. Jujur, saya hampir menangis mendengar isi ceramah beliau. Sekali lagi, terima kasih.

    Comment by wyd | 3 December 2016


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s