Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

Alex dan Edy Menang?

electionSatu hari setelah Pilkada Sumsel tanggal 4 September dan pengumuman hasil quick count oleh beberapa lembaga survei, kita langsung bisa menyaksikan ucapan selamat dalam ukuran besar di beberapa tempat di kota Palembang atas kemenangan pasangan Alex Nurdin-Eddy Yusuf terhadap pasangan Syahrial Oesman-Helmi Yahya.

Pagi hari setelah Pilkada, saya dibangunkan diskusi bersuara keras dari depan rumah. Kebetulan ga jauh dari rumah ada sebuah warung tempat mangkal beberapa tukang ojek. Rupanya para tukang ojek sedang mendiskusikan hasil quick count. Lucunya, mereka pikir itu adalah hasil akhir. Sekadar informasi, di daerah saya adalah basis pasangan Alex Nurdin-Eddy Yusuf.

Para tukang ojek itu terlihat mengenakan rompi ungu bertuliskan ‘pelopor sekolah gratis’ dan gambar Alex Nurdin di bagian punggungnya. Beberapa rompi terlihat masih baru, tetapi saya yakin rompi itu sudah mereka terima sekian bulan lalu, hanya mungkin baru berani mengenakannya sekarang setelah pasangan Alex-Eddy ‘dinyatakan menang’.

Dari diskusi ala tukang ojek itu, saya bisa menarik kesimpulan yang mungkin saja ada di benak sebagian dari kita:
– Alex-Eddy sudah pasti menang, wong hasil quick count yang memenangkan pasangan tersebut tergolong valid, meski suara kemenangan hanya sekitar 10%.

Saya ga peduli siapa pun yang menang, sepanjang mereka akan memberikan yang terbaik buat Sumsel, tentu kita harus mendukung program-program kerja mereka. Saya sempat menonton acara di MetroTV yang katanya ‘Debat Calon Gubernur Sumsel’ tetapi yang ‘berdebat’ hanya satu pasang, yaitu Alex-Eddy. Ga fair untuk menyatakan tontonan itu sebagai sebuah debat. Yang saya lihat adalah mereka agak ‘berat’ menjawab. Padahal dalam suatu pertarungan, selalu ada hasil menang atau kalah. Seharusnya seorang pemimpin harus siap memperjuangkan kemenangan seperti halnya dia siap menerima kekalahan.

Saya berharap siapa pun pemenangnya akan memimpin Sumsel dengan hati bersih, jujur, dan memegang amanah. Meski orang bilang jaman sekarang sulit mendapatkan pemimpin model begitu, tetapi siapa tahu pemimpin Sumsel yang sebentar lagi ditasbihkan akan memenuhi harapan ini.

Yang saya takutkan adalah: jika ternyata perhitungan akhir KPUD Sumsel menyatakan sebaliknya, siapkah para pendukung Alex-Eddy menerima kenyataan itu?

7 September 2008 - Posted by | Opini |

1 Comment »

  1. Hidup Alex Nurdin!

    Alex pasti menang tinggal ketuk palu!!!!!

    Comment by Pendukung Alex | 9 September 2008


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s