Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

Saya Suka Rock. So What?

Aneh bagi sebagian orang bagaimana orang seumur saya, wanita pula, suka musik rock. Sulit menjelaskan bahwa romantisme yang disuguhkan musik yang mereka sukai ga pernah menyentuh hati saya. Mungkin karena saya bukan tipe orang romantis atau karena memang saya terlalu terkotak-kotak oleh jenis musik tertentu. Yang pasti saya sudah kebal dengan komentar teman-teman bangsa sendiri, misalnya: ‘you’re not typical Indonesian woman’ atau ‘you’re too wild’ atau ‘you’re strange in my eyes’ atau ‘woow, it’s for teens, not for us’ atau pertanyaan ‘are you crazy?’.

Ini hanya karena satu hal: I do love rock! Herannya ini ga menjadi masalah sama sekali ketika saya berada di antara teman-teman saya yang orang asing. Mereka bisa menikmati musik saya karena mereka juga menyukai jenis musik yang sama. Saya bisa pergi ke tempat-tempat di mana musik jenis ini dimainkan atau sekadar memutar CD dan menikmatinya bersama mereka. Saya ga peduli orang lain menyukai musik jenis lain. Apa anehnya mempunyai perbedaan rasa terhadap suatu hal?

Pertanyaan yang membingungkan untuk dicari jawabannya buat saya: apa salahnya menyukai musik rock? Saya dibesarkan saat musik itu menjamur. Saya mengenal penyanyinya saat saya remaja. Mereka masih memainkan jenis musik yang sama saat ini dan dunia ga pernah berkomentar mereka terlalu tua untuk menjadi penyanyi rock. Bukankah aneh jika saya harus mengubah apa yang saya sukai hanya karena orang menganggap itu milik segolongan orang yang lain dan bukan untuk orang tua seperti saya? Masalahnya ini soal taste, soal musik.

Rock adalah musik yang manis dengan hentakan yang mampu menggelora semangat hidup. Ini pandangan saya. Meski saya juga mendengarkan dan menikmati jenis country. Jadi saya bisa menikmati Poison sama seperti saya menikmati Sammy Hagar. Saya suka Nirvana, Aerosmith, Red Hot Chili Peppers sama seperti yang saya rasakan saat menikmati Dream Theater. Saya cinta mati Axl Rose dan Guns n Roses meski mereka telah menjadi tua dan rada ga kreatif. Saya mendengarkan musik mereka setiap hari, bahkan yang belum dirilis sekali pun.

Romantisme Adalah Jiwa Rock

Rock berbeda dengan musik metal yang terlalu ‘ribut’ buat telinga saya. Rock ga secengeng musik pop meskipun saya pernah tergila-gila pada syair-syair Michael Jackson yang banyak mengusung rasa kemanusian dan protes ala anak muda tahun 80-an. Rock terdengar ‘manis’ di telinga saya dengan pilihan kata ga ‘ribet’ tapi terkesan ‘edukatif’. Ga seperti musik dangdut – yang konon katanya musik asli Indonesia tapi daddy saya bilang musik itu murni nyontek kebudayaan India – yang terkesan lebih suka mengusung kata-kata ‘pasaran’ dalam syair-syairnya.

Rock penuh romantisme dan bahkan mampu mewakili – setidaknya bagi saya – apa pun ragamnya. Coba baca bait ini dan rasakan apa ini ga cukup romantis:

Talk to me softly
There’s something in your eyes
Don’t hang your head in sorrow
And please don’t cry
I know how you feel inside
I’ve I’ve been there before
Somethin’s changin’ inside you
And don’t you know

Don’t you cry tonight
I still love you baby
Don’t you cry tonight
Don’t you cry tonight
There’s a heaven above you baby
And don’t you cry tonight

Give me a whisper
And give me a sigh
Give me a kiss before
You tell me goodbye
Don’t you take it so hard now
And please don’t take it so bad
I’ll still be thinkin’ of you
And the times we had… baby
(Don’t Cry, GnR)

Atau rasa cinta yang lembut dalam bait berikut:
Lying close to you
Feeling your heart beating
And I’m wondering what you’re dreaming
Wondering if it’s me you’re seeing
Then I kiss your eyes and thank God we’re together
And I just wanna stay with you
In this moment forever, forever and ever
(I Don’t Wanna Miss A Thing, Aerosmith)

Atau berikut ini:
I never knew I had a dream
Until that dream was you
When I look into your eyes
The sky’s a different blue
Cross my heart
I wear no disguise
If I tried, you’d make believe
That you believed my lies
(Thank You For Loving Me, Bon Jovi)

Jiwa Lain Dalam Rock

Berikut ini untuk mengubah pandangan bahwa musik jenis ini hanya menawarkan hura-hura atau drugs:

I know I could have saved our love that night
If I’d known what to say
Instead of makin’ love
We both made our separate ways
But now I hear you found somebody new
and that I never meant that much to you
To hear that tears me up inside
And to see you cuts me like a knife
(Every Rose Has Its Torn, Poison)

Bukankah ada kepedihan mendalam? Kepedihan yang amat dalam tapi ga cengeng terutama saat bait-bait itu dilantunkan plus petikan gitar yang lembut.

Atau semangat keagamaan dalam baris berikut:
They say that no man is an island
And good things come to those who wait
But the things I hear are there
Just to remind me
Every dog will have his day

The spirits they intoxicate me
I watched them infiltrate my soul
They try to say it’s too late for me
Tell my guns I’m coming home

I swear I’m gonna live forever
Tell my maker he can wait
I’m riding somewhere south of heaven
Heading back to Santa Fe
It’s judgement day in Santa Fe
(Santa Fe, Bon Jovi)

Atau kesedihan mendalam seperti yang mungkin kita pernah alami dalam hidup kita:
Sometimes it’s easy to forget where you’re goin’
Sometimes it’s harder to leave
And everytime you think you know just what you’re doin’
That’s when your troubles exceed
They push me in a corner
Just to get me to fight but
They won’t touch me
They preach and yell
And fight all night
You can’t tell me
I lose my head
I close my eyes
They won’t touch me
‘Cause I got somethin’
I been buildin’ up inside
I’m already gone
(Outta Get Me, GnR)

Atau kepedulian akan kemanusian:
Look at your young men fighting
Look at your women crying
Look at your young men dying
The way they’ve always done before
Look at the hate we’re breeding
Look at the fear we’re feeding
Look at the lives we’re leading
The way we’ve always done before
(Civil War, GnR)

24 August 2008 - Posted by | musik | ,

16 Comments »

  1. Wah sampeyan harus pindah ngajar di Malang…
    di Malang kalo cewek gak ngerti musik rock dianggap gak asyik, gak gaul…
    Saya yakin kimia bakal jauh lebih asyik kalo yang ngajar rocker.
    Btw punya liriknya Angel fly dari Sammy hagar ?

    Comment by Dat | 24 August 2008

  2. iya nih kayaknya saya lebih pas ke malang deh🙂

    maksudnya little star/eclipse-nya sammy hagar yah???? setau saya ga ada lagu van hallen atau sammy yang judulnya angel fly…

    Comment by wyd | 24 August 2008

  3. wuih, mam bener-bener rocker sejati neh di malang juga, yang dicari malah guru yang rocker…… ketinggalan banget di palembang…

    Comment by uongpening | 25 August 2008

  4. rock bikin kita lebih ga mempermasalahkan perbedaan2 kecil atau hal2 remeh…. kan bagus buat jiwa guru…. misalnya biar ga sibuk apa siswanya duduk tegak di kelas atau sambil menyandarkan kepala ke dinding waktu belajar, ga keberatan siswanya nyeletuk saat si guru menjelaskan, dll. yahhh biar ga kaku aja suasananya… kalau siswa merasa tegang krn ga belajar dulu semalam, itu salah si siswa, yahhh

    Comment by wyd | 26 August 2008

  5. biasa aja lagi orang dewasa suka rock. bapak saya yang 48-an aja suka banget. apalagi lagu-lagu queen, deep purpe sama scorpions.

    Comment by palsu | 2 September 2008

  6. bangga banget baca komentar positif dari anak muda.

    tapi teman2 ibu (laki-laki2 maupun perempuan) bilang rock bukan buat wanita tua, palagi kalau dia guru🙂

    Comment by wyd | 3 September 2008

  7. Andaikan dulu saya punya guru sprti anda. Mungkin saya milih jurusan ipa. Btw .stiap rocker punya national anthem. Apa sih lagu kbangsaan anda?.

    Comment by Metal dab | 26 September 2008

  8. saya suka hampir semua lagu guns.
    tapi patience dan estranged adalah yang paling berkesan.
    patience karena lagu itu milik saya dari seseorang yang sangat spesial🙂
    estranged karena saya pernah lalui hari2 seperti yang dinyanyikan axl dalam lagu itu.

    sejak bertahun2 lalu hingga detik ini saya belum pernah lewatkan hari tanpa kedua lagu itu. rasanya ada yang kurang
    kalau belum denger keduanya… kekanak2an kali yah…!

    Comment by wyd | 27 September 2008

  9. Sy stuju. Sayatan gitar Slash memang membuat nyali menjadi ciut. Mskpun pas lagu ini sedang ngetop saya masih SD dan saya baru menyadarinya waktu keracunan musik rock di sma di kota saya, dimana kalau nda bisa menyanyikan 1 lirik nya gnr di anggap ngga gaul.. Patience juga merupakan favorit saya. Meskipun album baru GNR (formasi baru) tidak kunjung muncul atau bahkan tak kan pernah muncul.. Tapi tetap. Jeritan axl rose di paradise city , atau romanticnya intro november rain. masih tetap menemani hari-hari saya ..hidup old school rock. Btw ibu guru yang satu ini dulu pernah jadi vokalis band rock atau pernah terlibat wara wiri di panggung ya?

    Comment by Metal dab | 27 September 2008

  10. paradise city? hehehehehe bikin kaki ga bisa diem, yah???

    dulu saya wara-wiri di panggung sebagai pemain teater dan pembaca puisi, suara saya ga kena banget dibawa nyanyi hehehehe….
    tapi pada dasarnya saya lebih suka di belakang panggung lah….

    mas, kalau ada blog, tolong link ke sini deh.
    saya bisa menebak anda jauh lebih muda dari saya karena guns ngetop anda masih SD🙂

    Comment by wyd | 27 September 2008

  11. mbak…We all die young udah saya kirim tuh…
    ditunggu komentarnya….🙂

    Comment by Datyo | 9 October 2008

  12. walah mam, ternyata mam juga seorang pecinta rock juga? two thumbs up deh! selaen GnR, mam suka apalagi? ohya, visit my blog in

    theocisoelpha.blogspot.com

    Comment by oelpha | 18 November 2008

  13. saya suka dangdut..
    dangdut..
    dangdut…

    so? what?

    hehehehe..

    nice blog

    Comment by adi isa | 22 September 2009

  14. hello kinda toooooo late to post here since its an old post hehe tp sy cmn mu komentar lgunya sammy hagar ‘when eagles fly’, sy mngkin trlalu muda unk tau lagu itu tp suami saya mnamakan anjingnya after him,dia suka bgt lagu itu,anyway its fun readin ur blog,keep up!!!

    Comment by Anonymous | 25 January 2010

  15. Wah, setuju banget tuh Ma’am. Waktu itu bintang dibelikan papa CD Rock banyaaak banget. Ada Roxette, Miley Cyrus, Jonas Brothers, MLTR, banyak deh Ma’am hhe. Tapi begitu diputar, mama langsung angkat bicara. “Matiin aja, tuh, bikin pusing. Orang nyanyi apa teriak-teriak, sih?” Kenapa ya Ma’am kebanyakan ibu rumah tangga senengnya lagu yang melow-melow gitu. Padahal genre rock sendiri termasuk ke dalam salah satu genre lagu yang masih bertahan sampai sekarang. Malah makin banyak peminatnya. Artis-artis rock muda baru juga mulai muncul. Sampai timbul cabang-cabang dari rock sendiri kayak emo atau punk. Memang, musik rock itu khas banget sama bass drum dan electric guitar nya yang banyak lah (bintang nggak terlalu ngerti tentang musik ma’am hhe) tapi sekilas yang bintang tahu sih, nggak peduli itu lagu sedih atau bukan, genre rock itu selalu yang bisa bikin good mood🙂

    Kalau boleh nanya Ma’am, apa ma’am setuju kalau rock itu diidentikan dengan anarkisme seperti yang biasa terjadi di konser-konser musik rock, di Indonesia khususnya. Dan apakah seorang penyanyi rock harus selalu berpenampilan sangar dan menakutkan?

    Sekian ya Ma’am🙂 Terima Kasih, sukses selalu!

    Comment by Bintang Putri M - Kirana 17 | 18 November 2010

  16. Wah sama donk sist,aq jg sering merasa terasing dlm lingkunganq.sejak menikah rasanya aq g pny temen lg buat sharing ngobrolin masalah musik.aq penikmat musik dgn genre cukup hard, altrock,hardcore,heavymetal,gothic metal.bhkan br2 ini tergila gila ama progresive death metal.sampe pnh ad yg nyeletuk “Sadar umur donk..lo kan uda tante,harusnya jiwa keibuan lo muncul” org pecinta musik hard kan bukan beraTi anti keteraturan,berprilaku seenak jidat

    Comment by runty anggoro | 7 August 2014


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s