Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

Aku Islam Sekuler

Apa sih Islam sekuler? Ini menjadi tanda tanya besar di kepalaku ketika seorang kolega mengatakan sifatku sangat jelas sebagai Islam sekuler. Ceritanya bermula saat sambil lalu aku menonton acara infotainmen yang sedang diputar di televisi di ruang rapat. Soal artis wanita belum bersuami yang tidak mau menjawab pertanyaan seputar kehamilannya. Sambil iseng kukomentari soal tayangan itu, ‘Kok pada sibuk ngurusin sama siapa dia hamil. Berapa bulan? Udah kawin apa belum sebenarnya? Itu kan urusan dia. Mau punya suami apa nggak, kenapa pada sibuk? Lagian kalau belum punya suami, nggak boleh hamil?’ Inilah yang menjadi sumber temanku mengatakan aku Islam sekuler. Tanpa perlu mengecek kamus, aku tahu sekuler berarti bersifat keduniawian atau hanya peduli soal materi di dunia. Kasarnya, sekuler berarti orang yang mengatasnamakan materi dan bukan agama sebagai pegangan hidup. Ah, gila. Faktanya, aku Muslim meski bukan penganut yang alim. Tahu dirilah….

Kejadian kedua yang memperkuat argumen temanku soal kesekuleranku saat aku memberikan ‘nasehat’ (katakanlah begitu!) pada siswa-siswi yang baru saja tamat dan sebentar lagi akan bertarung di Jawa. Intinya, aku menasehati mereka untuk tidak mendekati free seks, karena tidak semua orang bisa menyelesaikan kuliah dengan baik dan tepat setelah dia hamil sebelum menikah. Kalau pun kebelet, sebaiknya mereka menggunakan alat pengaman semacam kondom dan cs-nya. Menurut teman-teman sejawatku, itu sama artinya aku menyuruh anak-anak muda itu melakukan free seks. Wah, jelas mereka salah. Aku menasehati anak-anak menjauhi hal itu tapi kalau kebelet (siapa sih yang bisa memprediksikan kondisi macam apa yang akan mereka temui di luar sana?) hendaknya menggunakan pengaman agar tak hamil. Tapi memang aku tidak pernah mau memcampuradukkan agama dalam wanti-wanti yang kuberikan. Soalnya, buatku agama urusan pribadi. Bagiku lebih aman berteman dengan seorang atheis yang jujur daripada seseorang yang mengaku beragama tapi tidak menunjukkan sifat-sifat manusia beragama. Mungkin bermula dari sinilah makanya aku terlihat seperti tidak terlalu peduli dengan agama. Yah, agama kan urusan orang itu sama Tuhan-nya. Aku sendiri harus bertarung apakah Tuhanku menerima amalan-amalanku karena setiap hari aku membuat dosa meski hal yang kecil, bahkan di bulan puasa sekali pun.

Kejadian berikutnya, saat ramai masalah poligami. Ada ulama, ada anak mantan presiden, ada petinggi MPR/DPR RI, dan ada juga artis. Harusnya aku tak berkomentar waktu ditanya. Tapi mulut rasanya gatal. Atau aku yang keganjenan mau bicara? Entahlah. Soal ulama berpoligami, kubilang tak masalah, dia pasti sudah tahu hukumnya tanpa kita perlu mengajari. Tuhan saja tak mempermasahkan hal itu. Kalau Nabi Muhammad, aku lebih melihatnya dari sisi rasnya. Darah Arab beliau pastilah mengalir deras dan itu dapat dipahami, meski konon katanya beliau biasanya menawarkan dulu wanita-wanita itu pada teman-temannya sebelum diambil sebagai istrinya. Kata menawarkan di sini tolong tidak diartikan negatif. Soal petinggi negara, dia pun punya hak. Sepanjang kedua belah pihak (istri dan calon istri) sudah setuju, kenapa kedudukannya harus diutak-atik? Dan akhirnya, secara umum kukatakan poligami jauh lebih baik dan lebih aman daripada melegalkan pelacuran. Meski berarti gonta-ganti pasangan buat si pria, tapi hanya dalam lingkaran kecil. Jadi, aku setuju-setuju saja soal poligami tak diatur dalam undang-undang negara karena sudah ada aturannya dalam agama, tapi bukan berarti aku pendukung poligami.

Selanjutnya, ketika penggerebekan beberapa motel, penginapan, dan hotel kelas melati di bulan puasa. Mereka tidak mengerti mengapa aku keberatan hal itu dilakukan. Menurutku sih, kalau tujuannya adalah menghormati bulan puasa, mengapa hanya dilakukan terhadap kelas menengah ke bawah? Kan yang tinggal di penginapan semacam itu pastilah kelas menengah ke bawah secara ekonomi. Kenapa tidak dilakukan di semua kelas? Mengapa hanya orang-orang tertentu yang diwajibkan menghormati bulan puasa? Kalau alasannya karena perzinahan adalah sesuatu yang dilarang agama, baik Islam, Kristen, de el el, kenapa hanya dilakukan selama bulan puasa? Harusnya ada undang-undang yang mengatur itu dan yang diberikan sanksi bukan hanya pemakai penginapan tapi juga pengelolanya. Kalau alasannya untuk mendidik moral bangsa, nggak perlu deh jauh-jauh. Ambil cermin dan lihat diri masing-masing. Sudah pada bener belum? Lakukan hal yang benar dulu baru minta orang lain untuk berbuat benar.

Menilik kejadian-kejadian itu, rasanya tak ada yang aneh dalam pandanganku. Atau aku yang sudah aneh duluan sehingga tak lagi merasa aneh saat punya pandangan yang aneh?
Lantas masih menjadi pertanyaan buatku, apa sih sebenarnya Islam sekuler? Apa aku dengan pandangan-pandangan seperti itu lantas bisa dikategorikan Islam sekuler? Apa umat Islam tidak boleh berkeinginan memiliki sifat keduniawian? Apakah materi, popularitas, pendidikan, pekerjaan, termasuk seks hanya bersifat duniawi? Wah, bisa keluar aku dari Islam kalau jawabannya ya.

8 March 2008 - Posted by | Agama | , , ,

44 Comments »

  1. asslmkum….bu wyd…
    salut untuk bu wyd ..tulisany bagus banget..but izinkanlah anak didikmu ini berpendapat…..
    Islam sekuler????? ……definisi dari kedua kata tersebut tentunya sangat relatif ..dan terkadang kerelatifan tersebut masih sulit diterima masyarakat Indonesia bahkan beberapa golongan men-judge Islam sekuler=Islam KTP=Islam keduniawian…

    klau menurut sya Islam/muslim sekuler adalah seorang pribadi muslim yang tidak memegang teguh prinsip ke-Islamanya dengan cara mencampuradukkannya dengan ideologi dan orientasi keduniawian….maksudnya adalh seorang yang mengaku dirinya muslim namun dalam tindak tanduknya cenderung mengutamakan pemikiran keduniawian tanpa bersandar dengan keimanan dan keyakinan terhadap Islam…..

    lalu apakah kalau kita memikirkan semua hal yang bersifat keduniawian itu akan menjadikan kita seorang yang sekuler? bisa dua kemungkinan pertama ..ya ..akan menjadi sekuler (menurut pendapat sya) jika pemikiran tersebut tanpa berlandaskan keyakinan dan keimanan kepada Allah bahwa memikirkan hal yang bersifat keduniawian untuk kehidupan manusia itu sendiri bukan atas anjuran dan perintah Allah tetapi semata-mata karena nafsu…kedua..tidak jika sebaliknya pemikiran yang berorientasi keduniawian itu bersandarkan keyakinan dan keimanan kpda Allah swt..

    bukankah dalam al-quran Allah berfirman “Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.” (Shaad : 26)…ayat tersebut tentunya tidak hnya dtujukan pda nabi Daud AS tetapi lebih general kpda seluruh muslim….

    dan yang terpenting tidak seharusnyalah kita sebagai seorang manusia men-judge oranga lain menjadi seorang yang sekuler (dalam artian negatif) karena tidak semua yang dimata manusia baik…baik pula dimata Allah..begitupun sebaliknya….bahkan Rasulullah SAW tidak pernah men-judge buruk seseorang (kecuali karena bimbingan Allah SWT) apalagi mengkafirkan seseorang… naudzubillahimindzalik….. allahualambishawwab…wss wr wb.. (maaf Bu pendapatnya terlalu panjang n muter2 hehehe)

    Comment by adrian cf | 16 May 2008

  2. betul, meski mikirin soal keduniawian mestinya itu bersandar pada prinsip agama yang kita anut.

    thx buat komentarnya, panjang tapi menarik banget.

    Comment by wyd | 17 May 2008

  3. ass. wr.wb
    salam kenal buat bu wyd,
    kalo menurut sy islam sekuler itu orang yang berkepribadian ganda, memisahkan perilaku dunianya dengan nilai-nilai atau hukum agama. Jadi yang islam sekuler itu kalo dia shalat tapi korup, kalo dia ngaji tapi melacur, klo dia sedekah tp ngosip. Cuma semuakan tergantung orangnya, mungkin saja dia belum tau hukumnya atau belum sanggup melaksanakannya. Nah yang begini kita pun mengalami…..yang penting kan ada usaha menjadi lebih baik. Tapi kok bisanya sichhh pilihan acara teve anda dkk infotainment…:)

    Comment by lomo | 18 August 2008

  4. waktu itu mayoritas memilih infotainment krn pas acara makan siang. ga lucu dong makan siang sambil nonton mayat terpotong-potong lagi digotong di balik tikar lusuh… atau baku tembak ga jelas antara polisi berpakaian preman dengan orang yang ga ketauan rimbanya di mana… bisa tersedak kita waktu makan, kan?

    thx informasinya yang lain. and thx udah mampir yah….

    Comment by wyd | 19 August 2008

  5. hahaha tidak sesederhana itu arti dari islam sekuler, apa lagi kalo dikatakan islam sekuler itu orang berkepribadian ganda, shalat tapi juga korup…kekekeke belajar dari mana pemahaman itu…
    Anda bukan Islam sekuler…tapi anda adalah Islam yang sebenarnya..

    ngomong ngomong suka art rock juga gak bu ?
    macem ASIA, SAGA atau YES ?
    Ehhh kok jadi OOT…

    Comment by Dat | 24 August 2008

  6. Islam dan sekuler, itu dua hal yang mutlak berbeda dalam pandangan Islam moderat, garis keras atau apapun istilahnya.
    Tapi itu hak mereka menafsirkan sedemikian keras nya, karena aslinya Islam adalah keras. Banyak pandangan Alquran yang perlu diterjemahkan dan tafsirkan lebih arif, disesuaikan dengan sikon agar dapat selaras dengan kehidupan normal agar Islam dapat indah dimata kita dan orang lain.

    Maaf kalau mau jujur, saya cinta Islam dan Muhammad, tapi lebih cinta Allah daripada kedua “hal” tersebut!

    Comment by pantau | 21 September 2008

  7. Tulisan yang menarik…

    Kalau menurut saya.. Islam Sekuler itu tidak ada.. Karena Islam sendiri tidak pernah memisahkan antara urusan rohaniah dan badaniah. Islam tidak pernah memungkiri kebutuhan manusia akan materi, popularitas, pendidikan, pekerjaan, dan juga seks. Karena islam untuk manusia, maka Islam juga mengatur bagaimana manusia bersikap untuk urusan materi, popularitas, pendidikan, pekerjaan, dan juga seks agar tidak merugikan manusia yang lain.

    Islam juga mengakui bahwa manusia punya kemampuan multi-intrepretasi terhadap kasus yang dihadapi. Oleh karena itu Islam mengijinkan adanya ijtihad.

    Dan Islam juga agama yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, manusia diminta untuk belajar setinggi-tinggi agar bisa memahami keagungan Tuhannya.

    Comment by faithtear | 8 October 2008

  8. assalamu alaykum warahmatullahi wabarakatuh
    membalas kunjungan ukti di blog saya, dan membalas commentnya, saya coba comment disini…
    islam sekuler menurut pengertian saya adalah pelepasan agama dari urusan dunia. pendapat seperti “Soalnya, buatku agama urusan pribadi…” umumnya memang pendapat golongan sekuler dimana memisahkan agama dari kehidupan duniawi adalah sebuah keharusan…
    wallahu a’lam
    wassalamu alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Comment by coroayu | 13 October 2008

  9. aslm.
    Penggolongan islam itu adalah cara orang – orang kafir untuk memecah belah persaudaraan ummat islam, maka para kafir dan laknatullah membuat julukan bagi ummat islam dengan cara menggolong golongkan ummat karena kalau ummat itu sudah tergolong golong maka dengan muda syetan masuk ketengah-tengah golongan yang pada akhirnya berdampak pada pemecahan ummat so Bagi aku pendapat tetang islam sekuler dan lain…….. adalah cara syetan menghasut ummat islam

    Comment by sams | 23 April 2009

  10. setelah saya membaca artikel anda tentang majapahit dan smua yang ada di blog anda, saya yakin anda salah salah satu wanita yang sudah berhubungan badan/zinah dengan lebih dari dua laki2, atau jelasnya bersetubuh dengan setiap laki2 yang menjadi kekasih anda..
    smua tampak jelas dari unek2 yang anda utarakan, kasihan,, makanya insaf..
    semoga anda tidak menulari otak buruk dan hitamnya hati anda kepada keturunan anda…

    Comment by izro'il | 3 July 2009

  11. @izro’il: wah, sayang partner saya ga tinggal di negara ini. dan orang yang pernah sangat spesial buat saya udah meninggal sekian tahun lalu. dan sayangnya lagi saya ga mudah jatuh cinta sehingga ga pernah punya seseorang yang namanya kekasih, selain yang saya sebutkan dua tadi.
    satu lagi prinsip saya, saya ga melibatkan cinta pada teman pria atau boss saya🙂

    thx untuk mengingatkan saya.
    kalau tulisan saya dianggap memberikan citra buruk, saya mohon maaf.

    tapi saya ga yakin anda telah membaca semua artikel saya di sini, karena hampir 100 biji! dan setiap artikel nyaris panjang2.

    tapi saya senang ada koreksi seperti ini sehingga saya jadi makin hati2 dalam menulis.

    semoga apa yang baik (jika ada) dalam tulisan saya bisa diambil nilai2nya tapi kalau emang hanya berisikan hal2 negatif, silakan ditinggalkan aja.

    semoga yang maha kasih selalu melindungi jalan kita.

    btw… id-nya kok izro’il? mudah2an hati anda sesuci sang malaikat

    Comment by wyd | 3 July 2009

  12. Saya lebih Sekuler dari Ulil Abshar Abdalla, Aku mengidamkan Indonesia seperti TURKI agar Maju dan Militernya kuat, sehingga Israel pada Takut,….Kalau Islam Radikal paling banter Bom Bunuh diri,…..nggak ada pengaruhnya buat Barat…

    Comment by Bajigur | 10 February 2010

  13. Agama hak pribadi msg2 ,itu betul sekali. Tapi bagi islam org yg sdh menganutnya wajib menjalan syariat. Meninggal yg dilarang dan menjalankan yg diperintahkan NYA. Dalam ISLAM tdk ada yg namanya SEKULER. Sekuler adalah ciptaan org2 yahudi & nasrani. Supaya kita mengikuti mereka. Ingat..! Mereka Yahudi dan Nasrani tdk akan pernah tenang/ tinggal diam apabila kita/umat islam blm mengikuti jejak mereka. Tq

    Comment by Anonymous | 9 July 2010

  14. aslam wah orang-orang pada sibuk memikirkan islam toh itu sekuler or not yang penting saya adalah orang islam yang mutlaq, ingin selamat dan diselamatkan oleh alloh swt, coz dilihat dari etimologi islam itu artinya selamat, dari pada kita sibuk memikirkan orang lain… yu meningan kita rame-rame PASTABIKUL KHAIRAT demi keselamatan kita smua, iaic tasikmalaya.

    Comment by Anonymous | 20 July 2010

  15. Islam Sekuler Itu memisahkan antara agama dengan dunia, seolah-olah dalam masalah dunia tidak butuh aturan agama, agama hanya sebatas di masjid atau pengajian..Inilah Pemahaman sekuler yang sesat dan bisa menyebabkan kafir..

    Adapun Islam adalah agama yang sempurna, sesuai dengan fitrah manusia, Islam tidak melarang materi, popularitas, pendidikan, pekerjaan, termasuk seks. Semua Halal untuk diperoleh, hanya saja itu semua harus diperoleh dengan jalan yang benar, seperti yang diperintahkan Allah dan RasulNya.. Itulah Islam yang sejati..

    Comment by Yusuf al-Fajri | 23 August 2010

  16. tulisannya sama seperti pemikiran aku, itulah yang ku alami sekarang, kadang aku bingung aku yang terlalu maju berfikir atau orang2 disekitar ku yang telat berfikirnya. kalo nurut aku sich syah2 aja orang mau sekuler or gak, justru orang yang sekuler itu ga munafik, daripada orang yang mengaku islam tapi maksiatnya jalan terus. tokh dosa ditanggung masing2 orang?. emang ada orang yang suka mengurusi urusan orang lain maju?,.. orang yang sekuler justru lebih bijaksana, tidak menjudge tetapi memberikan jalan keluar dengan memberikan manfaat untung ruginya,,hasil akhir terserah yang menjalani. tapi itu nurut aku sich, tergolong sekuler ga sich aku??

    Comment by baby | 25 August 2010

  17. @baby
    ngaku islam + maksiat = islam sekuler = munafik…

    bwt wyd…
    belajar lagi y !
    kmu awam bgt

    Comment by jobel | 15 December 2010

  18. Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezki
    kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah
    yang Kuasa (menciptakan) pendengaran dan
    penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan
    yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan
    yang mati dari yang hidup dan siapakah yang
    mengatur segala urusan ?” Maka mereka akan
    menjawab: “Allah”. Maka Katakanlah “Mangapa
    kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?” (Yunus:31)
    Oleh: Syaikh Ali bin Hudlair al-Hudlair
    مسب هللا نمحرلا ميحرلا
    Muqaddimah
    Segala puji bagi Allah, rabb semesta alam,
    shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada
    Nabi Muhammad, keluarganya, dan para
    shahabatnya. Wa ba ’d.
    Ini adalah risalah singkat yang membahas tentang
    kaidah-kaidah yang bisa digunakan oleh seorang
    muslim untuk mengetahui perbedaan antara
    agamanya yang agung dengan agama neo-
    paganisme dan syirik kontemporer yang
    dinamakan dengan sekularisme beserta cabang-
    cabangnya. Dengan mengetahui perbedaan itu ia
    bisa menjauhinya, meninggalkan, serta
    melepaskan diri darinya dan para pengikutnya
    yang disebut dengan sekularis. Dia bisa
    membebaskan diri dari mereka karena Allah,
    membenci, mengkafirkan, memusuhi, dan
    berjihad terhadap mereka, baik mereka yang
    berperan sebagai pemikir, intelektual, politikus,
    pemerintah, jurnalis, penyanyi, atau pelukis, baik
    yang berupa teori, lembaga pemerintah atau
    lembaga non-pemerintah (LSM). Berikut inilah
    keempat kaedah tersebut
    Kaedah 1
    Kaum musyrikin yang menjadi obyek diutusnya
    Rasulullah saw adalah kaum yang tetap meyakini
    tauhid rububiyyah
    Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezki
    kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah
    yang Kuasa (menciptakan) pendengaran dan
    penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan
    yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan
    yang mati dari yang hidup dan siapakah yang
    mengatur segala urusan ?” Maka mereka akan
    menjawab: “Allah”. Maka Katakanlah “Mangapa
    kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?” (Yunus:31)
    Katakanlah: “Kepunyaan siapakah bumi ini, dan
    semua yang ada padanya, jika kamu
    mengetahui ?” Mereka akan menjawab:
    “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah
    kamu tidak ingat?” Katakanlah: “Siapakah yang
    Empunya langit yang tujuh dan yang Empunya
    ‘ Arsy yang besar?” Mereka akan menjawab:
    “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah
    kamu tidak bertakwa?” Katakanlah: “Siapakah
    yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala
    sesuatu sedang dia melindungi, tetapi tidak ada
    yang dapat dilindungi dari (azab)-Nya, jika kamu
    mengetahui ?” Mereka akan menjawab:
    “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “(Kalau demikian),
    Maka dari jalan manakah kamu ditipu?” (al-
    Mu’minun:84-89)
    Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman
    kepada Allah, melainkan dalam keadaan
    mempersekutukan Allah (dengan sembahan-
    sembahan lain). (Yusuf:106)
    Meskipun demikian, Rasulullah tetap memerangi
    mereka, menyatakan kekufuran mereka dan tidak
    memasukkan mereka ke dalam kelompok Islam
    Kaum sekularis yang moderat masih mengakui
    tauhid rububiyyah. Mereka pun masih melakukan
    beberapa macam bentuk ibadah, tetapi itu semua
    tidak menyebabkan mereka masuk ke dalam
    Islam. Adapun kaum sekular yang ekstrim, maka
    mereka mereka lebih sesat lagi, sebab mereka
    tidak memiliki sesembahan dan tudak pula
    memiliki rabb, kehidupan bagi mereka adalah
    materi belaka.
    Kaedah ke-2
    Rasulullah saw diutus kepada umat manusia yang
    memiliki perundang-undangan tersendiri.
    Undang-undang itu mereka gunakan untuk
    memutuskan persengketaan di antara mereka.
    Mereka memiliki tradisi jahiliyah, yang mereka
    jadikan landasan kehidupan mereka, sehingga
    mereka menolak hukum dan hidayah Allah.
    Karena itulah Allah swt dan Rasul-Nya saw
    mengkafirkan dan memerangi mereka, serta tidak
    memasukkan mereka ke dalam Islam. Di antara
    perundang-undangan yang mereka miliki,
    sebagaimana disebutkan di dalam al-Qur ’an
    Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang
    yang tidak disebut nama Allah ketika
    menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan
    yang semacam itu adalah suatu kefasikan.
    Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada
    kawan-kawannya agar mereka membantah
    kamu; dan jika kamu menuruti mereka,
    Sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-
    orang yang musyrik. (Al-An ’am:121)
    Dan Allah swt berfirman tentang kaum Quraisy
    dan para pengikutnya
    Apakah mereka mempunyai sembahan-
    sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk
    mereka agama yang tidak diizinkan Allah? (asy-
    Syura:21)
    Dan kaum sekular saat ini juga memiliki
    perundang-undangan, hukum positif, baik
    hukum kenegaraan, daerah atau hukum
    internasional. Hukum itulah yang digunakan
    untuk memutuskan persoalan yang timbul di
    antara mereka. Mereka juga memiliki tradisi dan
    budaya jahiliyah yang menjadi dasar kehidupan
    mereka. Mereka menamakan tradisi mereka
    sebagai peradaban, pencerahan dan kemajuan.
    Mereka tidak menerima hukum Allah swt dan
    petunjuk-Nya, maka mereka pun harus dikafirkan
    dan kaum muslim harus berlepas diri dari
    mereka.
    Kaedah ke-3
    Bahwa Rasulullah saw datang kepada manusia
    yang masih berpegang pada ajaran agama dalam
    satu keadaan tetapi meninggalkannya dalam
    keadaan yang lain. Mereka menyembah Alah
    dalam keadaan sulit, tetapi dalam keadaan lapang
    mereka melalaikan Allah swt. Dalam kondisi
    seperti itu, mereka tetap dinamakan sebagai
    musyrik. Allah swt berfirman
    “Maka apabila mereka naik kapal mereka mendoa
    kepada Allah dengan memurnikan ketaatan
    kepada-Nya; Maka tatkala Allah menyelamatkan
    mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka
    (kembali) mempersekutukan (Allah). ” (QS al-
    Ankabut: 65)
    Demikian juga, mereka memberikan suatu hak
    kepada Allah swt, dan juga memberikan hak
    yang lain kepada berhala mereka, sebagaimana
    disebutkan di dalam firman Allah swt;
    Lalu mereka berkata sesuai: “Ini untuk Allah dan
    Ini untuk berhala-berhala kami”. (al-An’am:136)
    Kaum sekular juga demikian, mereka
    menyembah Allah swt di masjid dan di bulan
    Ramadhan. Dalam pernikahan, talak, dan urusan
    perdata mereka mengikuti aturan Allah, tetapi
    dalam urusan yang lain mereka kembali kepada
    perundang-undangan dan tradisi mereka yang
    sesat.
    Kaidah ke-4
    Rasulullah saw diutus kepada kaum yang
    memiliki bermacam-macam tuhan, Ada di antara
    mereka yang menyembah berhala, patung,
    malaikat, jin, bintang-bintang, api, Nabi Isa bin
    Maryam dan nabi-nabi lainnya, serta orang-orang
    shalih. Rasulullah saw tidak membeda-bedakan
    mereka dalam menjatuhkan vonis kafir dan
    memutuskan untuk memerangi mereka. Kaum
    sekular demikian juga, mereka memiliki banyak
    tuhan. Dilihat dari sesembahannya, ada di antara
    mereka yang menyembah Amerika, ada yang
    menyembah Eropa, Rusia, dan PBB. Ada pula
    yang menyembah teori, ada yang menyembah
    negara, nasionalisme, ras, dan ada yang
    menyembah pemimpin dan tokoh intelektual
    mereka. Maka mereka (antara kaum jahiliyah
    Quraisy dengan kaum sekular) sama dalam
    kekufuran dan riddah (kemurtadan).
    Masalah:
    Menyusul persoalan sekularisme di atas, ada
    kelompok-kelompok yang akhir-akhir ini muncul,
    menjembatani, mengikut dan menempel pada
    kaum sekular. Kelompok-kelompok ini secara
    garis besar terdiri dari dua golongan, yakni;
    a- Dilihat dari aspek keimanan dan pengkafiran,
    kelompok ekstrimis murji ’ah.
    b- Dilihat dari aspek fiqih adalah kelompok
    pengikut hawa nafsu, permisif, tunduk pada
    realitas dan menggampangkan, yang ujung-
    ujungnya termasuk ke dalam kategori zindiq.
    Penutup.
    Kami tambahkan di sini pendapat Syaikh
    Abdurrahman bin Muhammad ad-Dausiri rh. Di
    antara kelompok yang mula-mula menampakkan
    diri sebagai neo-paganisme, dan syirik
    kontemporer yang terlaknat adalah sekularisme.
    Beliau mengatakan di dalam penutup risalah
    Kasyfu Syubuhat, cetakan pertama tahun 1385 H,
    yang menjadi penutup kitab kasyfu syubuhat
    karya Syaikh muhammad bin Abdul
    Wahhab, “Dildalam kitab ini beliau telah
    membukakan tabir neo-paganisme, dan syirik
    kontemporer, sebagaimana syaikh Muhammad
    bin Abdul Wahab telah menyingkap persoalan
    syirik di masanya.
    Syaikh Abdurrahman ad-Dausiri
    mengatakan, “Sesungguhnya Syaikh Muhammad
    bin Abdul Wahab di dalam kitabnya Kasyfu
    Syubuhat telah mendiagnosa syirik khurafat
    dalam berbagai bentuknya, seperti berdo ’a
    kepada mayat, makhluk ghaib dan mensucikan
    kuburan. Kemudian setelah itu muncul berbagai
    bentuk syirik dengan julukan dan nama yang
    membuat kaum awam tertipu, dan orang-orang
    yang mendendam dan berkepentingan menjadi
    ketergantungan pada nama itu.
    Kemudian beliau mengatakan,“Sesungguhnya
    pemimpin besarnya adalah Yahudi dan Majusi,
    karena mereka khawatir akan bangkitnya Islam
    yang bersih dari penyimpangan yang dihasung
    oleh Muhammad bin Abdul Wahab dan para
    pendukungnya.
    Pada masa ini para pendukung gerakan tersebut
    dari kaum kita berusaha menyalakan semangat
    jahiliyah dengan kesombongan fanatisme
    nasionalisme di setiap ummat Islam. Maka
    nampaklah neo paganisme dan para penyembah
    materi dan syahwat, pengkultus individu dengan
    alasan ras atau nasionalisme, sehingga mencakup
    seluruh penjuru dunia Islam dan bangsa Arab,
    khususnya neo-kemurtadan dengan menjiplak
    prinsip-prinsip ajaran nasionalisme dan sekte
    materialisme yang dihiasi dengan berbagai
    julukan yang secara dhahir tampak sebagai
    bentuk kasih sayang tetapi hakekatnya adalah
    adzab. Setelah memberikan muqaddimah ini
    Syaikh Abdurrahman ad-Dausiri berbicara
    tentang makna uluhiyyah dan dasar-dasarnya.
    Dasarnya ada dua, yaitu;
    1- Mengingkari segala bentuk sesembahan
    2- Mengesakan Allah dalam ibadah dan tunduk
    kepada hukum-Nya
    Selanjutnya beliau menjelaskan tentang hakekat
    ibadah, cinta karena Allah dan benci kepada
    musuh-musuh agama. Kemudian menjelaskan
    hakekat millah Ibrahim as. Dan beliau
    mengatakan, “Dengan itu Anda bisa mengetahui
    sejauh mana kebanyakan orang yang
    menyangka dirinya muslim itu telah tenggelam ke
    dalam neo-paganisme, dan seberapa kuat
    prinsip-prinsip Barat dengan segala sekte
    materialisme menghegemoni pikirannya,
    sehingga mereka menjadikan hukum nasional
    berada di atas hukum Allah. Mereka menjadikan
    dirinya memilih dalam hal yang mereka
    syariatkan dan mereka atur dengan menyelisihi
    ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah dan
    Rasul-Nya. Mereka mengikuti apa yang didiktekan
    oleh tokoh-tokoh yang mereka pertuhankan
    dengan kecintaan dan pengagungan, dan mereka
    angkat tokoh-tokoh itu sebagai tandingan-
    tandingan bagi Allah, seperti nasionalisme, dan
    segala tuntutan sekte materialisme …
    Kemudian beliau menyebutkan orang yang
    menjadikan negara sebagai tandingan bagi Allah,
    dalam kata mereka; “Negerimu berdiri di atas
    segala agama, karena itu berbuka dan
    berpuasa..Mereka mendatangkan wala’ kepada
    musuh Allah dengan alasan ras dan negara, dan
    meniadakan syari ’at dengan alasan
    perkembangan yang rusak, dan ibadah segala
    sesuatu thaghut di jalan itu
    Dan di antara prinsip-prinsip mereka yang bathil,
    adalah;
    • agama itu untuk Allah dan negara untuk
    bersama
    • agama adalah hubungan hamba dengan Tuhan
    saja tidak berkaitan dengan persoalan hidup di
    dunia
    • suara rakyat adalah suara Tuhan
    Beliau menyebutkan bahwasannya alumni
    sekolah kolonialis senantiasa menopang
    (yurakizu) pemahaman ini di berbagai tingkat
    umat Islam. Dan berkata bahwa yang pertama-
    tama diwajibkan oleh kolonial atas kita adalah
    budayanya melalui di sekolah-sekolah itu.
    Kemudian beliau berkata, maka kaum muslimin,
    baik yang tua maupun yang muda, baik
    pemerintah maupun rakyatnya, hendaklah
    meluruskan neo-syirik dan neo-paganisme
    tersebut.
    Semoga shalawat dan salam dilimpahkan atas
    nabi kita Muhammad, keluarganya, dan seluruh
    shahabatnya.

    Comment by Haris | 15 December 2010

  19. islam sekuler itu tidak ada, itu hanya fiktif belaka.

    Comment by agung | 15 December 2010

  20. @jobel: sampai saat ini saya masih terus belajar. latar belakang saya yang campuran menyebabkan saya memang rada awam dalam hal agama. terima kasih atas komentarnya. semoga Allah SWT selalu merahmati langkah kita.

    @Haris: saya terkesan dengan komentar anda. kalau dilihat dari uraian panjang anda, kayaknya teman saya salah besar mengomentari saya Islam sekuler. terutama untuk point menerapkan agama dalam kehidupan. Insya Allah saya selalu berusaha menjalankan hidup saya di jalur agama yang saya yakini.
    thx for comment, guy

    Comment by wyd | 16 December 2010

  21. Kedalaman agama bukan dipandang dari ilmu yang diketahuinya tetapi praktek yang dilaksanakan sesuai ajaran pemahaman agama sampai kelubuk hati itu adalah pengalaman rohani yang dirasakannya ini didapat dari pengalaman hidup selama didunia alias sesuai umur, anda2 atau kita2 semua akan tahu dengan sendirinya dan menjudge pribadi masing2 dengan hakim yang tak pernah bohong yaitu hati nurani alias qalbu apakah kita berdiri sebagai muslim sejati ataukan sekuler disaat-saat napas sudah ditenggorokan
    tenaga dan daya upaya sudah tak ada lagi barulah mata terbuka memang kita muslim diindonesia itu sekuler menjalani agama sesuai dan sekehendak hatinya saja untuk yang susah2 no way apa lagi hidup matiku untuk agamaku?

    Comment by azar | 15 March 2011

  22. Apakah anda tahu kapan sebenarnya tuhan yessus anda lahir?
    Siapa yg melantik tuhan yessus anda?
    Sebelum tuhan yessus anda di lantik, siapakah Tuhan sblm itu?
    Apakah tuhan yessus anda lahir bersamaan dgn dewa matahari di kerjaan constantine romawi?
    Apakah tujuan blog anda ini utk mencari domba2 tersesat seblum anda mati?
    Semoga Hidayah Dalam Waktu Dekat Dapat Kalian Rasakan Dari ALLAH Subhanahu Wata’Ala. AMiN Ya RABB…

    Comment by oel | 20 October 2011

  23. ŠªŲª †¡ϑªk ßišª menjawab pertanyaan saodara ,, silahkan anda pahami sendiri islam menurut kemampuan anda ,,
    Allah Ʊϑaђ mengutus seorang rosul ϑαņ mewahyukan alquran ,, jika anda ingin tahu soal islam maka pelajarilah ,, jadikan bahan perenungan anda dalam mencari kebenaran

    Comment by Anonymous | 13 May 2012

  24. ŠªŲª †¡ϑªk ßišª menjawab pertanyaan saodara ,, silahkan anda pahami sendiri islam menurut kemampuan anda ,,
    Allah Ʊϑaђ mengutus seorang rosul ϑαņ mewahyukan alquran ,, jika anda ingin tahu soal islam maka pelajarilah ,, jadikan bahan perenungan anda dalam mencari kebenaran

    Comment by aumad zuber | 13 May 2012

  25. Asslamu’alaikum
    saya mao tanya dlu pda anda…
    Berwirausaha bsa jdi ibdah ga???
    Mlakukan hbungan seks bsa jdi ibdah ga???
    Ngomongin orng lain bsa jdi ibdah ga???
    Musik bsa jdi ibdah ga???
    Analogi yng sdrhana tdi.a krtas kosong ktka di gunakan oleh sniman bsa jdi menghasilkan uang ga???
    Nah hal yng tdi itt semua urusan dunia ko. . .tpi bsakan jdi urusan akhirat.?
    Jdi di simpulkan..
    Orng yng tak bisa mengatur niat dan orng meno2kan ibdah pokok..
    Itt adalah islam pengakuan dia.a sja..
    Bhsa kren.a yng anda cri jwbn.a itt.

    Comment by sulaiman farid al.dimyati | 4 June 2012

  26. assalamu’alaikum ukhi
    Bnr kata ukhi” smua. dan yg akhirnya saya menangkap dr apa yg ukhi” komntrkan yaitu islam sekuler adalah dmana adanya ketidak mnegrtanya ttg islm atau hkum islam dan dia hanya memnting kehdupan duniawinya saja

    dan orang” yang tidak bisa mengndalikan segala prbuatn yg larang oleh allah dan tdk mlksanakn kwjibanNya.maka hal itu termasuk kedalam islam pengakuan atau munafik

    Comment by Pri Tiny | 6 August 2012

  27. Ass… Nabi Muh SAW isteri ke XXX usianya 9 tahun dan bersetubuh dgn isteri tsb di bwah usia 13 tahun…. Apakah Teladan tsb hrus kita umat muslim ikuti ????

    Comment by Siti nuraini | 9 August 2012

  28. Ass..Wr Wb…..Bu…apa makna shalat subuh ?

    Comment by Mas Dimas | 13 August 2012

  29. @Mas Dimas: buat saya, sholat shubuh artinya Allah meminta kita mencari rejeki sejak matahari belum terbit dgn mengingat-Nya akan selalu bersama kita sejak kita membuka mata. Tapi ini versi saya loh, mas

    Comment by wyd | 13 August 2012

  30. Benar ya bu komennya mba SITI ttg isterinya Nabi Muh SAW ? apakh benar Ia bersetubuh dgn anak dibawah Umur ?

    Comment by sugiyono | 17 August 2012

  31. kka bisa di jelaskan secara sederhana saja apa sich SEKULER VS ISLAM itu ??

    Comment by Gunswan Reiji Shimano | 25 September 2012

  32. Isa Almasih adalah penjelmaan Allah yang turun ke bumi.Yang dilahirkan dari RUH ALLAH (Surat 4 An Nisaa ayat 171).Dan mati lalu dibangkitkan kembali oleh ALLAH(Surat 19 Maryam ayat 33)dan diangkat kedalam diri ALLAH sebagai Allah yang Perkasa dan bijaksana(Surat An Nisaa ayat 158),semua itu dilakukan Allah melalui Isa Almasih sebagai bukti Kekuasaan Allah bagi seluruh alam semesta(Surat 21 Al Anbiyaa ayat 91).
    Jelas-jelas beberapa hadits menjelaskan untuk anda sekalian,; Hadits Bukhari dari Abu Hurairah Jilid II,hal.256:”Bagaimana halmu, apabila Ibnu Maryam turun jadi Imam daripada kamu”.
    Hadits dari Musnad Imam Ahmad ibd.Hambal,jilidII ,,hal.411:”Dari padamu akan bertemu dengan Isa ibnu Maryam sebagai imam Mahdi dan Hakim yang adil”.
    Bahkan Muhammad sendiri bersumpah untuk menyakinkan bahwa Isa Almasih ibnu Maryam akan datang kembali untuk menjadi hakim yang adil.(Hadits Muslim Jilid I hal.76).
    Jadi jelaslah Kebenaran tidak dapat ditutup-tutupi serapat apapun ,karena kebesaran NAMANYA melebihi besarnya jagad raya.

    Comment by Paulus | 18 November 2012

  33. @Paulus: Isa Almasih adalah penjelmaan Allah yang turun ke bumi.Yang dilahirkan dari RUH ALLAH. Dan mati lalu dibangkitkan kembali oleh ALLAH dan diangkat kedalam diri ALLAH sebagai Allah yang Perkasa dan bijaksana….

    Isa Almasih adalah Allah? Islam enggak pernah bilang begitu. Kalau Yesus adalah penjelmaan Allah, itu doktrin Kristen. Jangan ngasal dunk.

    Kalau Yesus adalah Allah, kenapa kemudian dibangkitkan kembali oleh Allah? Berarti Allahnya lebih dari 1 dunk.

    Mudah-mudahannya tuhannya enggak berantem satu sama lain yah…….

    Comment by No Name Aja | 4 March 2013

  34. As wr wb loh koq di hapus ma’am.

    Comment by Femta | 5 March 2013

  35. As Wr Wb

    Comment by Rini | 5 March 2013

  36. Paling Juga ntar di hapus berita kebenaran ini….

    Comment by Nunusuka | 5 March 2013

  37. @ Rini…. gwe cek dlu kebnaran Ayat yg lo nulis, ntar gwe jwb… Lo px alamat email ?

    Comment by Suharto | 5 March 2013

  38. @Femta, Rini, Nunusuka: isi komentar anda dihapus tanpa membuang ID dengan beberapa alasan.

    pertama, blog ini tempat silaturahmi, bukan tempat perbandingan agama. kalau anda mau membandingkan agama, silakan menuliskan uneg2 anda di tempat lain.

    kedua, anda tidak meninggalkan alama blog anda. kalau anda mampu menuliskan komentar amat sangat panjang, harusnya anda menuliskannya di blog anda sendiri. tanpa alamat blog, anda dianggap pengecut. dan saya tidak suka mempublikasikan komentar dari pengecut.

    BTW, anda memiliki IP address yang sama. kok bisa?😀

    anyway terima kasih atas kunjungannya. semoga hidup kita semua, apa pun agama kita, diberkahi sang maha pengampun.

    Comment by wyd | 6 March 2013

  39. Assalamualaikum ma’am wydku yg tercinta, tulisannya menarik sekali, saya mau berkomentar sekalian bertanya ma’am. menurut ma’am bagaimana pandangan anda tentang konsep ukhuwah islamiyah terhadap ilustrasi islam sekuler yg tertulis di post ini. Bukankah sesama muslim mesti tidak menutup mata mengenai fenomena disekitar dan saling mengingatkan seharusnya CMIIW ya ma’am makasih

    Comment by irfan | 1 July 2013

  40. Assalamualaikum … Membaca artikel ibu yang sekian banyak,saya mau komentar bahwa sebenarnya ibu sudah bercinta dengan lebih dari 1 pria selain suami ibu…. dan saya juga yakin bahwa ibu banyak menyimpan “film2 BF” pada laptop maupun HP… Saran saya, berbaliklah ke jalan Allah SWT yg benar…..

    Comment by izroil | 3 July 2013

  41. @irfan: buat saya, artis bukanlah ‘orang di sekitar saya’. infotainment dalam berbagai media bukanlah minat saya. satu hal yang saya yakini dan lakukan adalah perbuatan lebih bermakna dibandingkan sejuta kata santun namun bertolak belakang dari sikap yang ditunjukkan.

    @izroil: jika maksudnya bercinta adalah melakukan hubungan intim, saya hanya melakukannya dengan partner saya. jika bercinta maksudnya tidur seranjang dengan laki2, saya melakukannya dengan puluhan laki2, soalnya anak2 saya semuanya laki2 hahahaha….

    jika film BF maksudnya film porno, bahkan video ariel-luna maya yang ‘heboh’ banget ga bikin saya tertarik untuk mendownload atau menontonnya. putra saya lebih sering menggunakan HP dan laptop saya dibandingkan saya sendiri.

    anyway, thanks udah mengingatkan saya. and thanks atas kunjungannya yang lebih dari sekali ke blog ini. mudah2an kamu tidak salah mengerti membaca tulisan2 saya.

    Comment by wyd | 12 July 2013

  42. 🙂

    Comment by Anny Indria | 7 January 2014

  43. Ini sebenarnya kalau sy menangkapnya merupakan ssebuah pertanyan RETORIS. g butuh jawaban.😀 hehehe

    Comment by Goda-Gado | 26 March 2015

  44. @paulus untuk surat An Nisa ayat 171 isinya bukan sependek itu, tetapi seperti ini :

    Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara.

    1. Janganlah kamu mengatakan Nabi Isa a.s. itu Allah, sebagai yang dikatakan oleh orang-orang Nasrani.
    2. Islam membenarkan kedatangan seorang Nabi yang diciptakan dengan kalimat kun (jadilah) tanpa bapak Yaitu Nabi Isa a.s. melalui Maryam
    3. Disebut tiupan dari Allah karena tiupan itu berasal dari perintah Allah.

    Jadi tetap Allah lah Tuhan itu, bukan Nabi Isa Al Masih, karena Isa Al Masih adalah Utusan Allah

    wallahu’alam bissawab

    Comment by ragilwk | 8 June 2016


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s