Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Berawal dari sebuah tautan yang diberikan beberapa tahun lalu oleh seorang komentator di blog saya, berisi ceramah ustadz Syafiq Riza Basalamah tentang posisi musik dalam Islam. Saat mendengarkan ceramah itu, saya meneteskan air mata. Betapa jauh selama ini saya dari agama saya padahal saya mengira saya sudah cukup dekat di dalamnya.

Ustadz Syafiq
Continue reading “Ustadz Syafiq Riza Basalamah”

Advertisements

Tolong Tunjukkan Saya Jalan ke Surga

Salah satu jalan ke surga adalah menyantuni anak yatim. Riwayat dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata: “Saya dan orang yang memelihara  anak yatim di surga, seperti ini (sambil merenggangkan jari telunjuk dan jari tengah).” Artinya, orang-orang yang menyantuni anak yatim semasa hidupnya di dunia akan menjadi tetangga Rasulullah di surga kelak.

Salah satu jalan yang bisa saya lakukan adalah menyantuni anak-anak yatim. Jadi, jika ada informasi tentang anak-anak yatim yang membutuhkan sesuatu, tolong sampaikan informasi itu kepada saya.
Continue reading “Tolong Tunjukkan Saya Jalan ke Surga”

(Insha Allah) Bertemu Ramadhan Berikutnya

Sekian tahun lalu saya menuliskan artikel Apa Ramadhan Istimewa? No Way! Maksud saya saat itu hendaknya setiap Muslim menjadikan setiap hari sebagai Ramadhan, untuk menghindarkan diri dari mencari-cari alasan atas penyimpangan yang dilakukan. Tetapi hari ini setelah menjadi semakin berumur (berharap makin bijak), saya mengkuatirkan beberapa hal tentang tulisan tersebut.
Pertama, saya kuatir ada pembaca yang salah mengerti. Misalnya dengan beranggapan bahwa saya menentang Ramadhan sebagai bulan paling istimewa di antara 12 bulan. Saya kuatir pembaca tersebut mengutuk saya atas tulisan yang disalahpahami.
Kedua, saya sangat kuatir ada pembaca yang beranggapan bahwa Ramadhan sebagai biasa-biasa saja dan mendapatkan penguatan setelah membaca tulisan saya. Artinya, saya telah membukakan jalan sesat bagi orang lain. Na’uzubillah….
Ketiga, meski blog bukan lagi media yang sering dikunjungi oleh pembaca online, saya kuatir tulisan lama saya memberikan efek negatif, meski sedikit, kepada orang lain.

Karena itu, saya menurunkan tulisan ini, untuk meluruskan apa yang saya maksud dalam tulisan lama tersebut.

Continue reading “(Insha Allah) Bertemu Ramadhan Berikutnya”

Jangan Katakan Ini pada Orang yang Akan Bunuh Diri

http://www.psychicsuniverse.com/articles/home-family/difference-between-helping-and-giving
Bunuh diri bukanlah keputusan sesaat. Buat pelaku, itu jalan terakhir yang bisa dipikirkannya. Jika ada saudara atau teman atau siapa pun mengatakan (meskipun terkesan main-main) bahwa dia akan bunuh diri, jangan sampai Anda mengatakan hal yang mendorongnya melakukan itu lebih cepat. Berikut beberapa hal yang jangan pernah dikatakan kepada orang yang berniat bunuh diri.

1. Itu perbuatan bodoh dan pengecut.

Continue reading “Jangan Katakan Ini pada Orang yang Akan Bunuh Diri”

Salahkah Jika Menyerah?

Darah ada hampir di setiap sudut ruang ke mana pun saya menatap. Sama seperti ketika sekian belas tahun lalu saya melihat darah segar saya mengalir di antara air sisa mandi. Tapi kali ini terlihat lebih kental. Saya melihatnya lebih sering di tangan saya. Kadang menciprati pakaian yang saya kenakan.

Saya dapat mendengar semua kata-kata, makian, dan kemarahan yang dikeluarkannya dengan jelas, meski itu telah sekian belas tahun berlalu. Situasi itu masih bisa membuat saya menangis hingga hari ini. Andaikan saya menangis saat itu, mungkin saya tidak perlu menangis sesudahnya. Andaikan saya berargumentasi untuk membela diri saat itu, mungkin saya tidak perlu mendengar kata-katanya hingga hari ini.

Continue reading “Salahkah Jika Menyerah?”

Berpotensi Bunuh Diri (1)

Ini bukan cerpen atau versi fiksi lainnya.

Bergegas saya bangun dari tempat tidur menuju halaman belakang. Sesosok tubuh tergantung di langit-langit bagian belakang rumah. Wajahnya pucat. Tubuh saya tergantung tak bernyawa. Saya tiba-tiba merasakan kedinginan. Tubuh saya benar-benar tergantung di halaman belakang. Trus, siapa yang sedang mengamati tubuh yang tergantung? Itu saya!

Itu kejadian pertama di mana saya melihat saya menggantung diri saya sendiri. Saya tidak sedang tertidur. Saya sudah bangun. Saya melihat dengan mata kepala sendiri. Tetapi saat saya mengamati tubuh saya yang sedang berdiri kedinginan, dan kembali mencoba melihat tubuh saya yang tergantung, tubuh itu tidak ada lagi di sana. Hilang dalam hitungan detik. Entah ke mana.

Continue reading “Berpotensi Bunuh Diri (1)”

Menghindari Bunuh Diri

Kasus bunuh diri yang terekspos makin banyak dengan adanya media sosial. Di luar masalah agama, bunuh diri berarti mengakhiri hidup dengan sengaja, apa pun caranya. ‘Menakut-nakuti’ orang yang ingin bunuh diri dengan keberadaan neraka dan hukuman di akhirat seringkali tidak bisa lagi dilakukan. Pikiran jernih tak lagi ada di kepala.

Artikel ini ditujukan untuk orang-orang atau orang di sekitarnya yang memiliki potensi bunuh diri. Bunuh diri tidak pernah terjadi spontan. Karena itu usaha bunuh diri bisa dihentikan. Jika Anda adalah orang yang pernah mengalami trauma, atau sedang berjuang melawan mental disorder, atau Anda mengenal orang dengan pengalaman tersebut, mungkin tulisan ini bisa membantu.
Continue reading “Menghindari Bunuh Diri”

Mengapa China Dibaca Tiongkok?

The Great Wall - Beijing

Penyebutan nama beberapa negara disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Misalnya, Switzerland menjadi Swiss, Netherland menjadi Belanda, Germany menjadi Jerman, dan seterusnya.  Tetapi China tentu tidak termasuk kategori ini.

Orang-orang China (dari negara China) menyebut diri mereka China. Secara umum, mereka tidak menyebut negara mereka Tiongkok, kecuali daerah yang berbahasa Hokkian. Trus mengapa kita harus mengubah penyebutan negara China menjadi Tiongkok? Continue reading “Mengapa China Dibaca Tiongkok?”

Penerbangan ke LN dengan Transit

Jpeg

Jalan-jalan ke luar negeri sendirian bisa sangat membingungkan, terutama yang sebelumnya jarang jalan-jalan di dalam negeri. Berikut beberapa hal yang mungkin bisa menjadi masukan. Kali ini hanya tentang jalan-jalan yang menggunakan penerbangan. Semua yang saya tulis adalah pengalaman pribadi menggunakan beberapa maskapai dengan tujuan beberapa negara di Eropa. Sebagai modal, selain bahasa ibu, saya hanya mengerti bahasa Inggris aktif dan bahasa Itali patah-patah.
Continue reading “Penerbangan ke LN dengan Transit”

Saya Bosan Membaca “Copas” tentang 1 Orang Itu

allah-jpg

Indonesia negara yang hebat dan bangsa yang besar dengan budaya yang mengagumkan dunia.
Tapi mengapa tiba-tiba mayoritas bangsa ini seolah hanya memiliki 1 fokus pada 1 orang saja?
Tapi mengapa umat Muslim yang katanya mayoritas penduduk negeri ini seolah amat sangat takut hanya pada 1 orang?

Apakah 1 orang itu sekaya Qorun? SAMA SEKALI TIDAK!
Apakah 1 orang itu setampan Rasulullah atau Nabi Yusuf ‘alaihissalam? SAMA SEKALI TIDAK!
Apakah 1 orang itu sejenius Einstein atau Stephen Hawking? SAMA SEKALI TIDAK!
Apakah 1 orang itu membawa mukjizat sejak lahir seperti Nabi Isa ‘alaihissalam? SAMA SEKALI TIDAK!
Apakah 1 orang itu memiliki kekuasaan sebesar raja-raja Majapahit dan Sriwijaya? SAMA SEKALI TIDAK!
Apakah 1 orang itu berjiwa heroik sehebat Jenderal Sudirman? SAMA SEKALI TIDAK!

Trus mengapa bangsa yang besar dengan budaya yang mengagumkan dunia, seolah chaos hanya karena 1 orang YANG BUKAN APA-APA DAN BUKAN SIAPA-SIAPA? Continue reading “Saya Bosan Membaca “Copas” tentang 1 Orang Itu”

Menaruh Harapan pada Mahasiswa

Saya terkaget-kaget membaca dan mendengar jawaban seorang mahasiswa -yang dinyatakan sebagai ketua panitia- tentang kegiatan mereka di sekitar rumah mantan presiden Susilo bambang Yudhoyono di awal bulan ini. Sama kagetnya saat mendengar jawaban atau tanggapan salah seorang politisi tentang keterlibatannya dalam kegiatan tersebut di salah satu stasiun TV nasional.

Berdasarkan berita dari beberapa situs online, secara garis besar pernyataan sang ketua panitia adalah mereka melakukan kegiatan itu hanya untuk senang-senang. Dan kegiatan yang melibatkan ratusan orang (mahasiswa) tersebut hanya berupa kegiatan membagi-bagikan selebaran.

Pertama: Hanya untuk senang-senang? Mengkritik atau menyatakan sikap yang berhubungan dengan negara ini hanya dijadikan kegiatan bersenang-senang? Mudah-mudahan tidak ada pemimpin negara ini yang mempunyai pikiran semacam itu. Dan mudah-mudahan mereka yang memiliki pikiran semacam itu tidak akan pernah menjadi pemimpin negara ini suatu hari nanti. Continue reading “Menaruh Harapan pada Mahasiswa”

Jenderal (Purn) Itu Dituduh Makar

m-tempo-co

Saya adalah salah satu yang bangga Indonesia memiliki Mayjen (Purn) Kivlan Zein. Saya mengenal beliau sejak peristiwa 1998, saat yang sama saya melihat lebih sering Letjen (Purn) Prabowo Subiyanto dan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin di televisi. Yang saya lihat saat itu dengan mata muda saya adalah ketiga jenderal itu adalah orang-orang besar yang darahnya jelas untuk merah putih.

Ketika malam ini saya menonton televisi (sesuatu yang amat jarang saya lakukan), saya terkejut amat sangat. Dan sedih. Jenderal Kivlan Zein ditangkap dengan tuduhan makar. Tanpa mencari tahu di Google, dengan pengetahuan saya yang sangat sempit, saya perkirakan makar menuju penjatuhan presiden. Dan sepengetahuan saya (tanpa bantuan Google juga), pelaku makar -jika terbukti- akan dijatuhi hukuman mati.
Continue reading “Jenderal (Purn) Itu Dituduh Makar”

Ahok, Muslim, dan Indonesia

(Aksi Damai 212: Ini Muslim Indonesia, Man!)

news.okezone.com

Tanpa bisa menolak, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok terlahir sebagai keturunan Tionghoa seperti kebanyakan masyarakat Bangka Belitung lainnya. Seperti Aa Gym bilang (saya tiba-tiba amat terkesan dengan beliau saat konferensi pers sebelum aksi 4/11) bahwa menjadi keturunan Tionghoa bukanlah salahnya Pak Ahok dan tak seorang pun yang berhak menggugat. Itu hak preogratifnya Sang Maha Pencipta.

Bahwa kemudian Pak Ahok juga terlahir di negara Indonesia, yang mayoritas penduduknya adalah Muslim, juga bukan kesalahan beliau. Tak pernah ada seorang makhluk pun yang tahu di mana dia akan dilahirkan, sama seperti ketidaktahuannya di mana kelak akan meninggal atau dimakamkan. Hal-hal itu adalah rahasia Sang Maha Pencipta. Continue reading “Ahok, Muslim, dan Indonesia”

Axl Rose

Untuk penyanyi berusia 54 tahun, he looks like, still, a wild animal on microphone.

Saya penikmat musik era 80, rock, rock klasik, atau apa pun labelnya. Namun Guns N’ Roses adalah band yang tak pernah saya tinggalkan sejak pertama kali saya mendengar lagu-lagu mereka. Welcome to the Jungle, Patience, Estranged, Garden of Eden, Coma, Civil War, November Rain, It’s So Easy, Dead Horse, Dust N’ Bones, My Michelle, Sweet Child O’ Mine, Out Ta Get Me, Oh My God, So Fine, Street of Dreams, Used to Love Her, dan seterusnya. Saya kok ga menemukan satu pun lagu Gn’R, bahkan yang daur ulang semacam Knockin’ on Heaven’s Door, yang bakal avoided kuping saya, ya?

4
Continue reading “Axl Rose”

‘Original’ Line Up of Gn’R is Back!

Postingan ini mungkin rada terlambat disebabkan kesibukan yang padat, karena beberapa show bertajuk “Not in This Life Time” telah dilakukan sejak beberapa hari lalu.

Guns N' Roses

Sejak awal tahun ini, rumor The Most Dangerous Band on the Planet akan mengadakan reuni memecah keretakan yang pernah terjadi, telah menyebar dengan sangat cepat. Meski penuh harap, saya tidak percaya rumor yang telah bertahun-tahun beredar hingga sangat intens belakangan, sampai konfirmasi Axl Rose di Twitter 4 Januari. Gila, akhirnya semua mimpi terbayar setelah dua puluhan tahun terlewati!!!!! Continue reading “‘Original’ Line Up of Gn’R is Back!”