Menghindari Bunuh Diri

Kasus bunuh diri yang terekspos makin banyak dengan adanya media sosial. Di luar masalah agama, bunuh diri berarti mengakhiri hidup dengan sengaja, apa pun caranya. ‘Menakut-nakuti’ orang yang ingin bunuh diri dengan keberadaan neraka dan hukuman di akhirat seringkali tidak bisa lagi dilakukan. Pikiran jernih tak lagi ada di kepala.

Artikel ini ditujukan untuk orang-orang atau orang disekitarnya yang memiliki potensi bunuh diri. Bunuh diri tidak pernah terjadi spontan. Karena itu usaha bunuh diri bisa dihentikan. Jika Anda adalah orang yang pernah mengalami trauma, atau sedang berjuang melawan mental disorder, atau Anda mengenal orang dengan pengalaman tersebut, mungkin tulisan ini bisa membantu.
Continue reading “Menghindari Bunuh Diri”

Advertisements

Mengapa China Dibaca Tiongkok?

The Great Wall - Beijing

Penyebutan nama beberapa negara disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Misalnya, Switzerland menjadi Swiss, Netherland menjadi Belanda, Germany menjadi Jerman, dan seterusnya.  Tetapi China tentu tidak termasuk kategori ini.

Orang-orang China (dari negara China) menyebut diri mereka China. Secara umum, mereka tidak menyebut negara mereka Tiongkok, kecuali daerah yang berbahasa Hokkian. Trus mengapa kita harus mengubah penyebutan negara China menjadi Tiongkok? Continue reading “Mengapa China Dibaca Tiongkok?”

Penerbangan ke LN dengan Transit

Jpeg

Jalan-jalan ke luar negeri sendirian bisa sangat membingungkan, terutama yang sebelumnya jarang jalan-jalan di dalam negeri. Berikut beberapa hal yang mungkin bisa menjadi masukan. Kali ini hanya tentang jalan-jalan yang menggunakan penerbangan. Semua yang saya tulis adalah pengalaman pribadi menggunakan beberapa maskapai dengan tujuan beberapa negara di Eropa. Sebagai modal, selain bahasa ibu, saya hanya mengerti bahasa Inggris aktif dan bahasa Itali patah-patah.
Continue reading “Penerbangan ke LN dengan Transit”

Saya Bosan Membaca “Copas” tentang 1 Orang Itu

allah-jpg

Indonesia negara yang hebat dan bangsa yang besar dengan budaya yang mengagumkan dunia.
Tapi mengapa tiba-tiba mayoritas bangsa ini seolah hanya memiliki 1 fokus pada 1 orang saja?
Tapi mengapa umat Muslim yang katanya mayoritas penduduk negeri ini seolah amat sangat takut hanya pada 1 orang?

Apakah 1 orang itu sekaya Qorun? SAMA SEKALI TIDAK!
Apakah 1 orang itu setampan Rasulullah atau Nabi Yusuf ‘alaihissalam? SAMA SEKALI TIDAK!
Apakah 1 orang itu sejenius Einstein atau Stephen Hawking? SAMA SEKALI TIDAK!
Apakah 1 orang itu membawa mukjizat sejak lahir seperti Nabi Isa ‘alaihissalam? SAMA SEKALI TIDAK!
Apakah 1 orang itu memiliki kekuasaan sebesar raja-raja Majapahit dan Sriwijaya? SAMA SEKALI TIDAK!
Apakah 1 orang itu berjiwa heroik sehebat Jenderal Sudirman? SAMA SEKALI TIDAK!

Trus mengapa bangsa yang besar dengan budaya yang mengagumkan dunia, seolah chaos hanya karena 1 orang YANG BUKAN APA-APA DAN BUKAN SIAPA-SIAPA? Continue reading “Saya Bosan Membaca “Copas” tentang 1 Orang Itu”

Menaruh Harapan pada Mahasiswa

Saya terkaget-kaget membaca dan mendengar jawaban seorang mahasiswa -yang dinyatakan sebagai ketua panitia- tentang kegiatan mereka di sekitar rumah mantan presiden Susilo bambang Yudhoyono di awal bulan ini. Sama kagetnya saat mendengar jawaban atau tanggapan salah seorang politisi tentang keterlibatannya dalam kegiatan tersebut di salah satu stasiun TV nasional.

Berdasarkan berita dari beberapa situs online, secara garis besar pernyataan sang ketua panitia adalah mereka melakukan kegiatan itu hanya untuk senang-senang. Dan kegiatan yang melibatkan ratusan orang (mahasiswa) tersebut hanya berupa kegiatan membagi-bagikan selebaran.

Pertama: Hanya untuk senang-senang? Mengkritik atau menyatakan sikap yang berhubungan dengan negara ini hanya dijadikan kegiatan bersenang-senang? Mudah-mudahan tidak ada pemimpin negara ini yang mempunyai pikiran semacam itu. Dan mudah-mudahan mereka yang memiliki pikiran semacam itu tidak akan pernah menjadi pemimpin negara ini suatu hari nanti. Continue reading “Menaruh Harapan pada Mahasiswa”

Jenderal (Purn) Itu Dituduh Makar

m-tempo-co

Saya adalah salah satu yang bangga Indonesia memiliki Mayjen (Purn) Kivlan Zein. Saya mengenal beliau sejak peristiwa 1998, saat yang sama saya melihat lebih sering Letjen (Purn) Prabowo Subiyanto dan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin di televisi. Yang saya lihat saat itu dengan mata muda saya adalah ketiga jenderal itu adalah orang-orang besar yang darahnya jelas untuk merah putih.

Ketika malam ini saya menonton televisi (sesuatu yang amat jarang saya lakukan), saya terkejut amat sangat. Dan sedih. Jenderal Kivlan Zein ditangkap dengan tuduhan makar. Tanpa mencari tahu di Google, dengan pengetahuan saya yang sangat sempit, saya perkirakan makar menuju penjatuhan presiden. Dan sepengetahuan saya (tanpa bantuan Google juga), pelaku makar -jika terbukti- akan dijatuhi hukuman mati.
Continue reading “Jenderal (Purn) Itu Dituduh Makar”

Ahok, Muslim, dan Indonesia

(Aksi Damai 212: Ini Muslim Indonesia, Man!)

news.okezone.com

Tanpa bisa menolak, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok terlahir sebagai keturunan Tionghoa seperti kebanyakan masyarakat Bangka Belitung lainnya. Seperti Aa Gym bilang (saya tiba-tiba amat terkesan dengan beliau saat konferensi pers sebelum aksi 4/11) bahwa menjadi keturunan Tionghoa bukanlah salahnya Pak Ahok dan tak seorang pun yang berhak menggugat. Itu hak preogratifnya Sang Maha Pencipta.

Bahwa kemudian Pak Ahok juga terlahir di negara Indonesia, yang mayoritas penduduknya adalah Muslim, juga bukan kesalahan beliau. Tak pernah ada seorang makhluk pun yang tahu di mana dia akan dilahirkan, sama seperti ketidaktahuannya di mana kelak akan meninggal atau dimakamkan. Hal-hal itu adalah rahasia Sang Maha Pencipta. Continue reading “Ahok, Muslim, dan Indonesia”

Axl Rose

Untuk penyanyi berusia 54 tahun, he looks like, still, a wild animal on microphone.

Saya penikmat musik era 80, rock, rock klasik, atau apa pun labelnya. Namun Guns N’ Roses adalah band yang tak pernah saya tinggalkan sejak pertama kali saya mendengar lagu-lagu mereka. Welcome to the Jungle, Patience, Estranged, Garden of Eden, Coma, Civil War, November Rain, It’s So Easy, Dead Horse, Dust N’ Bones, My Michelle, Sweet Child O’ Mine, Out Ta Get Me, Oh My God, So Fine, Street of Dreams, Used to Love Her, dan seterusnya. Saya kok ga menemukan satu pun lagu Gn’R, bahkan yang daur ulang semacam Knockin’ on Heaven’s Door, yang bakal avoided kuping saya, ya?

4
Continue reading “Axl Rose”

‘Original’ Line Up of Gn’R is Back!

Postingan ini mungkin rada terlambat disebabkan kesibukan yang padat, karena beberapa show bertajuk “Not in This Life Time” telah dilakukan sejak beberapa hari lalu.

Guns N' Roses

Sejak awal tahun ini, rumor The Most Dangerous Band on the Planet akan mengadakan reuni memecah keretakan yang pernah terjadi, telah menyebar dengan sangat cepat. Meski penuh harap, saya tidak percaya rumor yang telah bertahun-tahun beredar hingga sangat intens belakangan, sampai konfirmasi Axl Rose di Twitter 4 Januari. Gila, akhirnya semua mimpi terbayar setelah dua puluhan tahun terlewati!!!!! Continue reading “‘Original’ Line Up of Gn’R is Back!”

Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami dengan Fenugreek

Tulisan ini bukan iklan. Tetapi setelah berhasil mengatasi kerontokan rambut, dan berhasil juga pada orang-orang di sekitar saya, saya ingin membaginya untuk Anda yang sedang mencari solusi mengatasi rambut rontok. Silakan klik di sini atau HERBAL di bagian atas kanan blog ini. 

FenugreekBertahun-tahun saya menyisir rambut menggunakan sisir bergigi jarang, itu pun masih tetap rontok puluhan lembar setiap kali menyisir. Akhirnya saya menjadi takut menyisir meski dengan sisir bergigi jarang. Saya hanya sesekali, sekitar 2-3 kali dalam seminggu, menyisir menggunakan sisir. Selebihnya, saya menggunakan jari-jari tangan untuk merapikan rambut. Bermacam cara sudah saya lakukan untuk mengatasi kerontokan rambut. Mulai dari menggunakan beragam zat kimia (sampai yang harganya ratusan ribu per botol) dan herbal, menggunakan shampoo anti hair fall, melakukan pemijatan kulit kepala secara rutin, dan sebagainya, dan lain-lain. Hasilnya: NOL BESAR.

Sulit menggambarkan betapa mengerikan kerontokan yang saya alami. Putra bungsu saya beberapa kali berujar: ‘Untung rambut Mama tebal, meski rontok demikian banyak, masih memiliki rambut. Kalau orang berambut tipis dengan kerontokan seperti mama, pastilah sudah botak bertahun-tahun lalu.’ Continue reading “Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami dengan Fenugreek”

Yuk, Nikah Mut’ah

Ada tawaran menarik dari seorang sahabat. Bayangkan, tiap bulan dikasih puluhan juta, dibelikan rumah gedong, plus plesiran dan belanja-belanja kapan mau. Wuiiiihhh… hampir saya mengiyakan.
Tapi syaratnya: menikah dengan dia dalam hitungan bulan, maksimum dua tahun. Kalau saya hamil, maka anak yang dilahirkan harus di bawah pengasuhannya. Wah, syaratnya ini yang sulit buat saya untuk mengiyakan menerima berbagai fasilitas yang akan diberikan. Kawin kontrak atau nikah mut’ah untuk beberapa bulan atau beberapa tahun: yes… no… yes… no… yes… no way. Continue reading “Yuk, Nikah Mut’ah”

Palembang Today: Smog

Jpeg

Jangan mencari perumahan dengan lingkungan berupa tetumbuhan hijau menjulang di Palembang karena Anda tak akan menemukannya. Pembangunan telah melenyapkan pepohonan di pinggir jalan atau di perumahan. Kalau pun masih ada di beberapa ruas, jumlahnya bisa dihitung jari tangan, atau berupa tanaman hias yang tak seberapa tinggi. Maka saat smog (asap kabut) kiriman kota lain menyerang Palembang, masyarakat tak bisa berbuat banyak. Mengalihkan aktivitas outdoor menjadi indoor tak selalu bisa dilakukan. Tak mungkin juga hanya berdiam diri di rumah dan meliburkan semua aktivitas. Akibatnya, tak peduli bayi, anak-anak, dewasa, maupun orang-orang lanjut usia terpaksa berusaha bersahabat dengan asap yang menyesakkan dada dan merusak paru-paru.

Penderita asma seperti saya tak punya pilihan selain berusaha menghindari keluar ruangan. Saya harus merasakan nyeri di tenggorokan jika terpaksa bernafas melalui mulut, karena hidung tak cukup kuat mengambil oksigen di antara asap tebal. Continue reading “Palembang Today: Smog”

Muslim Melecehkan Muslim

clipartbest

Anda bisa membaca beberapa tulisan saya sebelum ini mengenai latar belakang agama saya hingga saya tiba di pilihan ini. Saya tidak bermaksud mendeskritkan Muslim di Indonesia tetapi tulisan ini berdasarkan pengalaman saya. Kalau ada yang berbeda, kalau menurut Anda sikap-sikap yang saya temui hanyalah oknum, sayangnya saya bertemu terlalu banyak ‘oknum’, sehingga seperti inilah tulisan ini dibuat.

Belum semua anggota keluarga saya menjadi Muslim. Saya tentu tak bisa memaksakan keyakinan saya kepada mereka, terutama untuk yang sudah dewasa. Kecaman pedas sering saya dengar, salah satunya: ‘Ibu macam apa kamu, membiarkan anakmu tetap non-Muslim?’ Continue reading “Muslim Melecehkan Muslim”

Kerusuhan Mei 1998 dalam Ingatan

Kerusuhan Mei 1998 adalah salah satu bagian dalam catatan kehidupan saya. Saat itu kami tinggal di lingkungan orang-orang keturunan Tionghoa. Salah satu alasan mengapa kami memilih tinggal di situ adalah karena kesamaan latar belakang. Saat itu saya juga masih disibukkan mengantar putra bungsu saya yang masih TK nol kecil.
airplane_vortex - wikipedia
Satu hari setelah penjarahan toko-toko di pusat bisnis di kota Palembang, tetangga-tetangga kami menjadikan rumah-rumah mereka sebagai gudang penampungan barang-barang dari toko-toko mereka di pusat bisnis. Barang-barang itu diangkut ke rumah-rumah menggunakan truk-truk dan pickup setelah maghrib usai. Tetangga depan rumah saya yang putrinya menjadi salah satu karyawan swasta, merelakan bosnya menggunakan rumah mereka sebagai gudang.
Saya sempat bertanya padanya apakah dia merasa lingkungan kami akan aman karena justru isu ras keturunan Tionghoa yang berhembus saat itu. Entah mendapat ide darimana, tetapi semua tetangga kami meyakinkan saya bahwa lingkungan kami aman, karena berada di lorong temaram dengan satu pintu keluar. Rumah-rumah kami berada tepat di tengah-tengah rumah-rumah penduduk lokal.

Masih pada satu hari setelah kerusuhan, saya dan putra saya makan bakmi di warung depan yang mengarah ke jalan raya. Tempat usaha kami berada di depan warung kecil itu, sedangkan lorong menuju rumah kami berada di sebelah kiri warung (di depan tempat usaha kami). Saat itu hanya ada tiga orang pengunjung ditambah dua orang penjual dan pelayan. Sedang enak-enaknya menikmati makanan, seseorang datang terburu-buru dan berbicara kepada pemilik warung dengan serius. Lalu pemilik warung bicara pada kami bahwa dia akan menutup warungnya segera. Pembeli pria yang telah menyelesaikan makannya, segera membayar dan berlalu. Karena putra saya terlihat sangat menikmati makanannya, pemilik warung yang sudah kami kenal dengan baik membiarkan dia menghabiskan bakminya.
Continue reading “Kerusuhan Mei 1998 dalam Ingatan”

Melangkah (Dyer)

Putra saya, Dyer namanya, menyukai seni sebagaimana orang tua dan generasi di atasnya menyenangi seni. Neneknya sejak kecil sudah menjadi penyanyi profesional di daerahnya. Kakeknya pintar memainkan beragam alat musik. Saya sendiri sejak muda sudah berjalan dari satu panggung ke panggung yang lain untuk berkolaborasi dalam beragam bentuk teater bebas. Ayah -dan kemudian saya- menulis puisi dan fiksi untuk majalah atau koran secara berkala. Buat saya waktu itu, uang menjadi salah satu tujuan.


Putra saya lebih suka musik. Maka menyanyi dan menulis lagu adalah salah satu caranya menyibukkan diri atau melarikan pikiran. Satu hal kesamaan antara saya dan putra saya, bahwa meski kami menuliskan tentang kerinduan, keterpurukan, atau -mungkin- patah hati, nada tegar masih tergambar jelas dalam setiap kata-kata yang mewakili perasaan kami. Mungkin ini yang disebut pepatah: buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Salah satu lagu ciptaannya, judulnya ‘Melangkah’ mencerminkan hal itu.
Continue reading “Melangkah (Dyer)”

Berita Terkini SMA Plus Negeri 17 Palembang (Bag. 2)

Tulisan ini akan terus di-update sesuai dengan keperluan. INFORMASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPBD) (PENERIMAAN SISWA BARU / PSB) SMA PLUS NEGERI 17 PALEMBANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Silakan klik di sini https://wydpress.wordpress.com/sma-17-palembang/

P E R H A T I A N

TES MASUK PPDB TAHUN PELAJARAN 2015/2016 YANG DIJADWALKAN TANGGAL 20 JUNI 2015, DIUNDUR MENJADI TANGGAL 22 JUNI 2015 BERDASARKAN EDARAN DINAS DIKPORA KOTA PALEMBANG.

HAL-HAL LAIN BERHUBUNGAN DENGAN TES MASUK PPDB TERSEBUT, TIDAK MENGALAMI PERUBAHAN. Continue reading “Berita Terkini SMA Plus Negeri 17 Palembang (Bag. 2)”