Insomnia Karena Keinginan
Sesuatu yang aneh dengan judul tulisan di atas? Mungkin ada yang berpendapat ya tapi boleh jadi kamu akan setuju
setelah membaca tulisan saya. Sejak SMP kelas 2 saya menderita insomnia (insomnia atau insomia mana yang bener, yah?). Jangan ditanya betapa sebalnya saya setiap melihat kakak perempuan saya yang bisa nyenyak banget tidurnya bahkan tak terganggu dengan suara mesin ketik saya di kamar yang sama (masa itu belum ada komputer seperti sekarang yang nyaris tidak menimbulkan bunyi meski kerja sampai dini hari). Bahkan saya pernah menangis karena sedih melihatnya bisa mendengkur tanpa menghiraukan saya yang tak bisa memicingkan mata sedetik pun. Baca selebihnya »
Teman
Siapa sih seorang teman bagi saya? Teman bukanlah sesorang yang akan membuat saya tertawa karena cerita lucu mereka atau membuat saya merasa bangga akan karya-karya saya. Banyak orang di luaran sana dapat melakukan hal yang sama pada saya, menceritakan sesuatu yang lucu untuk membuat saya tertawa atau menertawakan diri sendiri. Banyak yang dapat mengapresiasikan karya saya dengan baik dan tulus dan membuat saya bangga telah menjadi bagian dari dunia ini. Bukan orang-orang seperti itu yang saya sebut teman. Karena tipe seperti itu banyak di luaran sana.
Teman bagi saya adalah orang yang saya tidak malu menceritakan pengalaman bodoh saya karena percaya dia tidak akan mencela saya atas kebodohan itu. Teman bagi saya adalah orang yang bisa memberikan pilihan hidup ketika saya bingung apakah ada pilihan di luaran sana, sehingga paling tidak ada yang dapat saya pertimbangkan. Baca selebihnya »