Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

Sialan, Cewek!


Kalau saya tanya putra-putra saya, mereka bilang saya ibu paling lembut sedunia. Menurut partner saya, saya sama seksinya dengan gadis-gadis kalender! Aha, saya harus sering-sering ngaca, nih! :) Anehnya, selain keluarga dekat, saya sering dikira (separuh) pria. Sekali-sekali dikira pria, tidak masalah buat saya. Tapi keseringan? Wow, pasti ada sesuatu yang salah dalam diri saya!

Puluhan bahkan mungkin ratusan orang awalnya menganggap saya seorang pria, cuma karena membaca tulisan atau komentar saya di media, baik online maupun offline. Karena itu saya menuliskan ini. Serius, sumpah (mati), saya seorang wanita. Tulen. Maksudnya, bukan trans-seksual.

Beberapa pengalaman ‘menjadi pria’ saya tuliskan di sini.

‘Mau beli apa, Pak?’ pertanyaan sang penjual kaki lima sebelum mendongakkan kepala menatap saya.

‘Terima kasih, Mas,”’ kata seorang pria muda setelah saya turunkan di depan gang rumahnya. Saya membuka helm, tersenyum. Pria muda itu meminta maaf berkali-kali karena mengira orang yang barusan memberinya tumpangan adalah seorang pria.

Seorang ibu menghentikan laju motor saya. Sang ibu minta diantarkan ke rumah sakit. Sampai di depan rumah sakit, beliau mengangsurkan lembaran dua puluh ribu. Wuih, saya dikira tukang ojek! Baca selebihnya »

26 Agustus 2011 Posted by | Personal | , | 11 Komentar