Kimia dan Fiksi

Mereaksikan Kimia dengan Imajinasi

Saya Hanya Ingin Istirahat

Dengan alasan kesehatan dan semilyar alasan lainnya, saya memutuskan berhenti menulis di blog ini. Untuk semua teman dan pembaca yang telah meluangkan waktu membaca tulisan-tulisan saya di sini, saya mengucapkan terima kasih yang tak terbalaskan.

Saya juga mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kata-kata atau tulisan saya yang kurang berkenan di hati pembaca atau pihak mana pun. Apa yang saya tulis hanyalah pengalaman-pengalaman dan opini pribadi, tanpa bermaksud menyinggung siapa pun.

Saya tidak tahu kapan saya akan kembali atau apakah saya akan kembali. Saya hanya ingin menutup pintu perjuangan yang telah saya mulai sejak bertahun-tahun lalu namun tak kunjung tampak ujungnya. Daddy saya bilang saya adalah wanita yang penuh kasih dan layak dicintai. Saya tidak yakin jika saya masih seperti itu.

Saya hanya ingin beristirahat. Entah sampai kapan.

25 Februari 2010 Posted by | Opini | | 26 Komentar

Sentuhan Kematian

Empat orang yang sangat saya cintai di masa hidup mereka, seringkali mengunjungi saya belakangan ini.

Yang pertama pergi adalah suster kepala. Kami biasa memanggilnya Suster Bernadeth. Meski tak pernah memuji di depan hidung saya, beliau selalu menceritakan cinta dan kasihnya terhadap saya di depan anak-anak lain. Tujuh tahun dalam hidup saya, saya lalui bersama beliau hingga wafatnya dan selama itu pula saya belajar mengisi hati dengan cinta kasih.

Ayah pergi sesudahnya. Ayah adalah pria yang selalu saya banggakan nomor satu jika bicara soal kejujuran dan keteguhan pada kebenaran. Baca selebihnya »

25 Februari 2010 Posted by | Opini | | 11 Komentar