ANTV Mempropagandakan Black Magic!
Tulisan ini men
genai tayangan berjudul Luar Biasa pada Malam Minggu, 18 April 2009. Setelah tayangan ‘Supernatural ‘ yang saya ikuti sambil seringkali memejamkan mata atau menyembunyikan wajah di balik bantal, saya lanjutkan menonton ‘Luar Biasa’. Karena jadwal saya menonton tidak rutin, saya tidak tahu apakah acara tersebut hanya acara selingan malam itu atau memang acara rutin dalam periode tertentu.
Tanpa mempermasalahkan hal tersebut, saya tertarik saat sang host Dona Agnesia menyatakan bahwa Ustad Sutrisno (mudah-mudahan saya tidak salah menuliskan nama beliau) telah menemukan pil ajaib yang dapat menyembuhkan aneka penyakit. Awalnya saya tidak berprasangka buruk, saya pikir hanya mencampurkan berbagai jenis tumbuhan. Secara kimia, beberapa substansi kimiawi dapat bercampur tanpa saling menetralkan atau meracuni satu sama lain. Baca selebihnya »
Selamat Paskah dari Vatikan
Dari kecil dulu saya suka banget menantikan acara-acara keagamaan di TV. Dan itu masih kerap saya lakukan sekarang. Ga jelas asal mulanya kesukaan itu timbul. Senang aja mendengar bahasa-bahasa asing diucapkan, atau melihat beragam bangsa berbaur tanpa sibuk memikirkan bahwa mereka berbeda bangsa, berbeda bahasa, bahkan berbeda ras.
Dan hari ini saya menyaksikan siaran langsung dari Vatikan. Senang mendengar Sri Paus mengucapkan ‘Selamat Paskah’ dengan dialeknya. Menurut saya sih, dialek Bahasa Indonesia Paus Johannes jauh lebih sempurna dibandingkan Paus Bennedict, meski yang diucapkan hanya kata-kata singkat. Bahkan dulu saya ikut sibuk menghitung jumlah bahasa yang digunakan Sri Paus. Baca selebihnya »
