Percakapan-Percakapan
Kadang kita melakukan percakapan ga jelas ujung atau akhirnya. Berikut ini penggalan percakapan saya dengan orang-orang di beragam kesempatan.
Huruf O menunjukkan lawan bicara saya, sedangkan huruf W adalah inisial saya.
Bisa menebak dengan siapa saya sedang bicara atau gimana situasi saat itu?
Satu
O: Wuih, bagus banget, Wyd.
W: Gue kok ga bisa lihat yah?
O: Kan di dalem. Harus pake perasaan, Wyd.
W: Wuih, kita beda yah. Gue kalau lihat mesti pake mata.
O: Ihhh! Baca selebihnya »
Gubernur Sumsel Realisasikan Janji
Lunas sudah janji Gubernur Sumsel Bapak Alex Nurdin dan Wakil Gubernur Sumsel Bapak Eddy Yusuf saat kampanye kandidat calon gubernur. Saat itu beliau berdua menyatakan siap turun meski telah terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Sumsel, jika program berobat gratis dan sekolah gratis tidak terlaksana dalam tahun pertama pemerintahan mereka. Baca selebihnya »
Syariat Islam di Indonesia
Membaca di banyak website asing yang mengkopi artikel tentang sekian provinsi dari keseluruhan provinsi di Indonesia telah menjalankan syariat Islam, menimbulkan banyak pertanyaan bagi diri saya sendiri. Dua di antaranya saya tuangkan di sini.
Pertama, apakah benar hal itu sedang terjadi di negara ini?
Bukan karena saya tidak cinta Islam padahal saya seorang Muslim, maka saya menolak syariat Islam dijalankan di negara ini. Maksud saya, jika dijalankan dengan sepenuhnya seperti tuntunan Alquran dan Hadist. Kenapa saya tidak setuju? Karena negara ini terlalu plural dengan kultur bangsa sangat heterogen.
Dengan latar belakang yang memiliki keluarga dengan kebudayaan dan agama heterogen, saya cenderung menjadi sangat hormat pada agama dan kepercayaan orang lain. Menurut pendapat saya, kalau memang ingin dijalankan syariat Islam di negara ini, sepatutnyalah hanya dijalankan pada para pemeluknya. Mulailah dari para pemeluknya, dan jangan setengah-setengah, apa pun resikonya. Karena bisa jadi dengan adanya penerapan syariat Islam yang terbatas hanya pada pemeluknya, jumlah kaum Muslim di negara ini akan mungkin mengkerucut dengan sangat cepat. Baca selebihnya »
Mencari Pengantin Buat Sahabat
Setiap kali bertemu atau saling menelpon, saya ga lupa menanyakan apakah sahabat saya sudah mendapatkan pendamping yang cocok untuknya. Dia laki-laki yang baik, ga pernah mau berpikir negatif pada orang lain, sehingga seharusnyalah mendapatkan pendamping yang baik. Tapi entah apa yang ada di pikirannya, dia lebih betah melajang. Mungkin karena pernah memilih jalan hidup yang super bodoh dan terperangkap di dalamnya selama beberapa tahun.
Setelah akhirnya terbebas pun, dia ga kunjung melamar seorang gadis untuknya. Jadilah saya sibuk mendorong-dorongnya untuk memilih satu.
Saking sebelnya, dia malah bilang: ‘lo-nya ga mau diajak kawin.’
Wah, andai saja saya penganut poliandri…! Ga terasa sekian bulan lewat tanpa sebuah telpon atau sms karena kesibukan masing-masing. Baca selebihnya »
Sisi Negatif Google Translate
Anda sudah mempergunakan Google translate untuk blog anda, entah dengan tujuan dan alasan apa pun? Mungkin penjelasan saya dalam tulisan ini akan membuat anda berpikir lagi apakah akan terus menggunakannya atau malah akan membuangnya segera.
Minggu lalu saya masih menggunakan Google translate di blog berbahasa Inggris saya yang umumnya bertutur
tentang cerita keseharian saya, pandangan-pandangan saya sebagai muslim, menunjukkan jati diri sebagai anak bangsa, dan banyak bercerita tentang lika-liku pekerjaan saya sebagai guru kelas internasional di sebuah sekolah negeri di tanah air ini.
Satu malam seorang teman yang tinggal di Bahrain meminta alamat link blog saya karena udah lama ga mampir ke sana. Sewaktu hendak memberikan komentar, dia terkejut mendapati verifikasi huruf Arab. Baca selebihnya »


Bitchy Woman! Wooow!
Komentar terburuk macam apa yang pernah anda terima sehubungan dengan tulisan yang telah anda publikasikan di blog anda?
Saya beberapa kali menerima komentar ga sedap tapi bukan ditujukan pada saya. Misalnya untuk tulisan ‘Kursi Nomor 1 Sumsel’ saya terpaksa harus menghapus banyak komentar ga sedap tentang salah satu kandidat gubernur. Jika komentar ditujukan pada saya atau karena ketidaksetujuan pada tulisan saya, saya tidak keberatan mempublikasikannya, kecuali kata-kata yang digunakan terlalu jorok atau ga banget buat dipublikasikan di blog ini. Namun jika menyangkut nama orang lain, saya lebih suka menghapus komentar seperti itu.
Tapi jika anda baca petikan berikut ini, anda pasti setuju kalau kata-kata yang ditujukannya pada saya menunjukkan betapa si komentator ga mengerti Bahasa Inggris dengan benar
such a pitiful bitch!!!!
u a god damn bitch i`ve ever seen in this world!!!!
u think that u`re the only one who can rule the world!!!! Baca selebihnya »
25 Maret 2009 Ditulis oleh wyd | Personal | bad comment, bitchy woman, Blog, Gubernur Sumsel, komentar blog, wanita nakal | & Komentar